
SKK Migas: Potensi migas RI sangat besar dari Sabang hingga Merauke

Jawa Barat (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi minyak dan gas (migas) yang sangat besar membentang dari Sabang sampai Merauke.
Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas Hadariat Kuncara Zakty menyebutkan besarnya potensi tersebut tercermin dari ratusan cekungan geologis yang mengandung material migas di Tanah Air.
"Terdapat 128 cekungan geologis yang mengandung material migas. Dari total tersebut, baru 20 cekungan yang dieksplorasi, sementara 65 cekungan lainnya belum tersentuh," kata Hadariat dalam sosialisasi industri migas di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/9).
Ia menerangkan bahwa 65 cekungan yang belum tereksplorasi tersebut menawarkan peluang investasi energi terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Berdasarkan data per Juni 2026, potensi volume cadangan minyak nasional mencapai 2,10 miliar barel (Billion Barrel of Oil/BBO) dengan cadangan terbukti sebesar 2,33 BBO.
Sementara itu, potensi volume cadangan gas tercatat mencapai 21,07 triliun kaki kubik (TCF) dengan cadangan terbukti sebesar 34,78 TCF.
Adapun kegiatan sosialisasi untuk peningkatan pemahaman insan pers tentang industri migas tersebut diselenggarakan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) OSES.
Sebagai informasi, PHE OSES merupakan anak usaha PT PHE yang berfokus pada kegiatan eksplorasi migas lepas pantai di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, dan Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Pada kuartal I tahun 2026, PHE OSES mencatatkan produksi minyak sebanyak 18 ribu barel per hari (MBOPD) dan realisasi produksi gas mencapai 42,57 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD)
Pewarta : Muklasin
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
