Logo Header Antaranews Lampung

BPBD Lampung catat 52 Destana terbentuk perkuat mitigasi bencana

Rabu, 19 Agustus 2026 14:22 WIB
Image Print
Ilustrasi- Petugas command center BPBD Lampung memperlihatkan potensi bencana yang ada di Provinsi Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Di beberapa wilayah pesisir di Lampung, Desa Tangguh Bencana sudah makin masif dibentuk

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengatakan telah terbentuk 52 Desa Tangguh Bencana (Destana) yang memperkuat mitigasi bencana di tingkat masyarakat, di provinsi tersebut.

"Di beberapa wilayah pesisir di Lampung, Desa Tangguh Bencana sudah makin masif dibentuk. Salah satunya terkait dengan antisipasi potensi tsunami serta gempa," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Rudy Syawal di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan secara keseluruhan di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung pada tahun 2026, telah terbentuk sebanyak 52 Desa Tangguh Bencana.

"Melalui Desa Tangguh Bencana, di situlah masyarakat dilatih, di edukasi cara memitigasi, dan mengantisipasi beragam ancaman bencana yang ada di wilayah masing-masing," ucap dia.

Rudy menjelaskan masyarakat di Desa Tangguh Bencana akan dilatih berbagai langkah memitigasi, mengatasi kondisi kedaruratan secara mandiri akibat bencana, baik sebelum atau sesudah bencana terjadi.

"Jadi jumlah Desa Tangguh Bencana di Lampung ini melonjak dari sebelumnya, dan diharapkan bisa meminimalisir dampak, serta mempercepat penanganan kedaruratan akibat bencana," katanya.

Menurut Rudy, melalui Desa Tanggung Bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan, karena masyarakat terlatih melakukan evakuasi mandiri, tanpa perlu menunggu bantuan dari luar desa yang terkadang terkendala oleh jara, sehingga mengurangi risiko banyaknya korban terdampak bencana, dan membantu pemulihan pasca bencana menjadi lebih cepat.

"Harapannya dengan terbentuknya Desa Tanggung Bencana dapat memperkuat penanggulangan bencana di tingkat masyarakat, dan bisa makin banyak desa tangguh yang terbentuk, melihat risiko bencana yang cukup banyak di Lampung," tambah Rudy.





Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026