
Damkar Lamsel padamkan kebakaran lahan di Merak Belantung

Setelah menerima laporan, anggota Mako Kalianda langsung merespons dan menuju lokasi
Lampung Selatan (ANTARA) - Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan berhasil memadamkan kebakaran lahan di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda.
Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah, di Kalianda, Rabu mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran lahan di wilayah Desa Merak Belantung pada pukul 14.54 WIB.
“Setelah menerima laporan, anggota Mako Kalianda langsung merespons dan menuju lokasi dengan membawa alat pelindung diri (APD) serta satu unit kendaraan pemadam,” kata Rully.
Petugas berangkat dari Mako Kalianda pada pukul 14.56 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB. Kemudian melakukan penanganan dan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya.
“Petugas langsung melakukan penyemprotan hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman pada pukul 16.43 WIB,” katanya.
Menurut dia, petugas sempat kesulitan mengatasi kebakaran lahan tersebut karena kondisi di lokasi kejadian terdapat angin kencang serta rumput yang sudah kering, mengakibatkan lahan mudah terbakar.
“Berdasarkan keterangan Kepala Desa Merak Belantung, kebakaran lahan ini diduga terjadi akibat aktivitas pembakaran lahan milik warga,” ucap dia.
Atas kejadian tersebut, dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca dan lahan kering karena dapat memicu meluasnya kebakaran serta membahayakan lingkungan dan permukiman.
Dia menegaskan, kesadaran masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan dalam membuka lahan pertanian. Pihaknya juga mengimbau kepada warga yang melintas di jalan yang berpotensi kebakaran, agar tidak membuang puntung rokok karena dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Jika menemukan kebakaran, masyarakat diharapkan segera melapor agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin,” ujarnya.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
