Logo Header Antaranews Lampung

Dorong percepatan infrastruktur, BMBK targetkan kemantapan jalan provinsi 85 persen pada November 2026

Selasa, 28 Juli 2026 12:25 WIB
Image Print
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah memaparkan perkembangan pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Lampung di Kantor Dinas BMBK di Bandarlampung, Selasa. (ANTARA/Emir F. Saputra)
Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Peningkatan kemantapan jalan dari 79 persen menjadi 85 persen ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik angkutan barang, dan meningkatkan keselamatan para pengguna jalan...

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah Provinsi Lampung guna memperlancar konektivitas antarwilayah serta menggerakkan roda perekonomian daerah.

Langkah strategis Pemprov Lampung tersebut difokuskan pada pengelolaan dan penanganan jaringan jalan, baik jalan provinsi yang menjadi kewenangan daerah maupun koordinasi intensif terkait penanganan jalan nasional yang melintasi Lampung.

Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, total panjang jaringan jalan provinsi saat ini tercatat mencapai 1.695 kilometer.

Selain itu, terdapat pula bentangan jalan nasional di wilayah Lampung sepanjang kurang lebih 1.200 kilometer yang menjadi jalur logistik utama Koridor Trans-Sumatera.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah di Bandarlampung, Selasa, menyatakan bahwa guna menindaklanjuti arahan Gubernur Mirza dalam mempercepat pemerataan infrastruktur, pihak Pemprov Lampung menargetkan tingkat kemantapan jalan provinsi dapat meningkat signifikan pada akhir tahun ini.

"Saat ini kondisi jalan mantap di Provinsi Lampung berada pada angka sekitar 79 persen. Dengan percepatan pengerjaan fisik yang terus berjalan sesuai arahan Bapak Gubernur, kami memastikan pada November 2026 kondisi jalan mantap dapat mencapai 85 persen," ujar Taufiqullah.

Pernyataan tersebut disampaikan Taufiqullah saat menerima kunjungan audiensi Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Lampung Citro Atmoko yang didampingi jajaran di ruang kerja Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Bandarlampung.

Taufiqullah menjelaskan, dari total 1.695 kilometer jalan provinsi, kategori jalan mantap mencakup ruas jalan berondisi baik dan sedang yang siap melayani mobilitas masyarakat secara aman dan efisien.

Sementara untuk sisa ruas yang mengalami kerusakan ringan hingga berat, penanganannya dilakukan secara bertahap melalui alokasi APBD maupun sinergi program bantuan pemerintah pusat.

Ia menambahkan, dorongan Gubernur Mirza untuk memprioritaskan penanganan jalan mengacu pada fungsi vital infrastruktur sebagai penopang utama sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, serta penghubung pusat-pusat pertumbuhan ekonomi aglomerasi di Lampung.

"Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Peningkatan kemantapan jalan dari 79 persen menjadi 85 persen ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik angkutan barang, dan meningkatkan keselamatan para pengguna jalan," ujar Taufiqullah.

Selain penanganan jalan provinsi, Pemprov Lampung juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) guna memastikan kualitas jalan nasional sepanjang 1.200 kilometer di Lampung tetap terjaga, terutama jalur yang menjadi lalu lintas kendaraan berat dan logistik antarprovinsi.

Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Lampung, Citro Atmoko menyerahkan Cendera mata kepada kepala dinas Bina Marga Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah, diruang kerjanya, Selasa (28/7/2026) (ANTARA/Emir F. Saputra)

Sementara itu, Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Lampung Citro Atmoko menyampaikan apresiasinya atas komitmen keterbukaan informasi publik yang ditunjukkan Pemprov Lampung dan Dinas BMBK dalam menyampaikan progres pembangunan infrastruktur.

Citro menegaskan bahwa sebagai Lembaga Kantor Berita Nasional, LKBN ANTARA siap mendukung publikasi pembangunan daerah secara obyektif, terukur, dan akuntabel sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.

"Pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 1.695 kilometer jalan provinsi dan 1.200 kilometer jalan nasional ini merupakan isu vital yang sangat dinantikan perkembangannya oleh publik. LKBN ANTARA berkomitmen terus menyajikan informasi yang akurat dan konstruktif bagi masyarakat luas," kata Citro.

Sinergi antara Pemprov Lampung dan media massa nasional ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan publik sekaligus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga ketahanan jaringan jalan, termasuk kesadaran bersama terhadap pembatasan muatan armada angkutan jalan.



Pewarta :
Editor: Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026