Logo Header Antaranews Lampung

Gubernur Lampung sebut keamanan pangan dan kecukupan gizi MBG jadi fokus

Selasa, 14 Juli 2026 06:23 WIB
Image Print
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat melakukan pemantauan Program Makan Bergizi Gratis di wilayahnya. Bandarlampung, Senin (13/7/2025). ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung memastikan akan terus mengawal secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa aspek keamanan pangan, kebersihan dan kecukupan gizi dalam penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fokus dan bagian penting yang harus terus di awasi.

"Pemerintah Provinsi Lampung memastikan akan terus mengawal secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Pengawasan tersebut dilakukan mulai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga distribusi makanan ke sekolah untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan program secara umum berjalan baik. Meski demikian, pemerintah tetap mencatat sejumlah masukan dari lapangan sebagai bahan evaluasi agar kualitas layanan terus meningkat.

"Setelah masuk sekolah, sesuai instruksi Presiden kita bersama-sama berkolaborasi dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengawasi dapur makan bergizi gratis dan distribusinya sampai kepada lauk pauknya. Hari ini kami berkeliling ke sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah luar biasa, hingga sekolah menengah atas untuk memastikan program ini berjalan dengan baik," ucap dia.

Dia menjelaskan aspek keamanan pangan, kebersihan, dan kecukupan gizi menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

"Kami tadi membawa tim laboratorium bergerak untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air, kebersihan dapur, serta kelayakan bahan baku yang digunakan dalam penyediaan makanan," katanya.

Ia melanjutkan pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif, agar makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Sejumlah masukan teknis juga diberikan kepada pengelola SPPG guna meningkatkan kualitas pelayanan.

"Tidak hanya melakukan evaluasi, tadi juga sudah meminta seluruh petugas menjaga komitmen dalam menyediakan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi para pelajar," ucap dia.

Dia pun mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sebab keterlibatan publik menjadi bagian penting dalam penyempurnaan program agar semakin tepat sasaran.

"Kami mengharapkan banyak masukan dari masyarakat demi memperbaiki program ini," tambahnya.

Melalui pengawasan langsung sejak hari pertama sekolah, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara akuntabel, higienis, dan berkelanjutan.

Kehadiran program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Lampung di masa depan.

Tanggapan tambahan dikatakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo yang memastikan komitmen Kejaksaan untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional.

Menurut Danang, Kejaksaan Tinggi Lampung akan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam melakukan pendampingan, pengawasan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Kami bersama Gubernur Lampung memegang teguh komitmen sesuai arahan Presiden dan Jaksa Agung. Program prioritas nasional ini akan terus kami dampingi dan kawal agar berjalan maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung," ujar dia.

Ia menambahkan, Kejaksaan Tinggi bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara berkala ke berbagai SPPG maupun sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026