
Lampung pasang turap bambu di ruas batas Liwa-Sumsel

Kita sudah meninjau ruas Liwa dengan batas Sumatera Selatan
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memasang turap bambu di ruas jalan batas Liwa Kabupaten Lampung Barat dengan Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai metode baru dinding penahan longsor.
"Kita sudah meninjau ruas Liwa dengan batas Sumatera Selatan, ini adalah perbatasan yang menghubungkan antara Provinsi Lampung dengan Provinsi Sumatera Selatan dengan panjang ruas mencapai 19 kilometer," ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M Taufiqullah berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan berdasarkan pemantauan rutin di lokasi, ruas tersebut di beberapa segmen mengalami kerusakan, namun setiap tahun terus diperbaiki.
"Akan tetapi dengan geografis Kabupaten Lampung Barat yang berbukit, dan konturnya selain tanah merah juga berpasir. Maka rawan sekali terjadi longsor saat hujan. Sehingga UPTD mencoba metode baru dalam pembuatan bronjong yang berbeda dari biasanya," katanya.
Dia menjelaskan pada tahun ini pihaknya, memanfaatkan tanaman, di mana bambu tersebut berfungsi sebagai turap atau dinding penahan longsor alami.
"Jadi biasanya kita memakai bronjong biasa pada umumnya, akan tetapi ini UPTD berinisiatif menggunakan bambu untuk turapnya atau sebagai dinding penahan dinding, dengan harapan nanti bambunya ini nanti juga bisa tumbuh," ujar dia.
Menurut dia, penggunaan turap dari bambu tersebut dilakukan, sebab lebih sesuai dengan kondisi geografis dan kontur tanah yang lunak dan berpasir.
"Jadi kita bisa langsung melestarikan alam dengan ini karena ada yang di tanam juga tanaman bambunya untuk memperkuat dinding yang longsor tadi. Dengan adanya upaya ini selain murah juga bisa untuk menahan tanah, dan kami akan terus mengawasi ini mudah-mudahan proyek ini berhasil," katanya menambahkan.
Ia melanjutkan untuk mengantisipasi terjadinya longsor di ruas jalan provinsi, pihaknya pun telah menyiapkan berbagai peralatan serta tim siaga.
"Jadi petugas di UPTD itu selalu siap siaga kalau misalkan terjadi longsor, maka proses penanganan longsor kita langsung laksanakan secepatnya," ujar dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
