
KAI Tanjungkarang angkut 13,87 juta ton barang pada semester I 2026

Volume angkutan barang selama Januari hingga Juni 2026 mencapai 13.871.226,438 ton yang didominasi komoditas batu bara
Bandarlampung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mengangkut 13,87 juta ton barang sepanjang semester I 2026 sebagai upaya mendukung kelancaran distribusi logistik nasional melalui moda transportasi yang efisien dan berkelanjutan.
"Volume angkutan barang selama Januari hingga Juni 2026 mencapai 13.871.226,438 ton yang didominasi komoditas batu bara," kata Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari di Bandarlampung, Senin.
Ia menyebutkan bahwa angkutan batu bara pada semester ini tahun ini mencapai 13.675.675,859 ton atau 98,59 persen dari total angkutan barang.
"Selain itu, kami juga mengangkut semen zak sebanyak 102.880 ton, BBM 66.150,439 ton, dan semen curah 26.520,140 ton," katanya.
Ia mengatakan layanan angkutan barang merupakan salah satu bisnis utama KAI yang berperan penting dalam mendukung distribusi komoditas strategis sekaligus meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional.
"Melalui layanan angkutan barang, KAI terus mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas penting yang dibutuhkan masyarakat maupun sektor industri," ujar dia.
Menurut dia, kereta api memiliki sejumlah keunggulan sebagai moda transportasi logistik, antara lain kapasitas angkut yang besar, ketepatan waktu, tingkat keamanan yang tinggi, serta efisiensi biaya.
"Dominasi angkutan batu bara mencerminkan kontribusi KAI dalam mendukung distribusi energi nasional. Sementara itu, layanan angkutan semen dan BBM turut menopang pembangunan infrastruktur serta pemenuhan kebutuhan energi di berbagai daerah," kata dia.
Untuk menjaga keandalan layanan, lanjut dia, KAI Divre IV Tanjungkarang secara konsisten melakukan perawatan sarana dan prasarana perkeretaapian, meningkatkan pengawasan operasional, serta memastikan kesiapan sumber daya manusia agar perjalanan kereta api barang berlangsung dengan selamat, aman, lancar, dan tepat waktu.
"Selain mendukung efisiensi distribusi logistik, penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat karena mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, menekan risiko kecelakaan, serta mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan melalui pengurangan emisi karbon dibandingkan moda angkutan darat lainnya," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
