Logo Header Antaranews Lampung

Pemprov Lampung perluas akses pendidikan dengan PJJ dan SMA terbuka

Selasa, 7 Juli 2026 18:01 WIB
Image Print
Ilustrasi - Siswa sekolah menengah atas yang ada di Bandarlampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung memperluas akses pendidikan di daerahnya melalui pelaksanaan program pendidikan jarak jauh (PJJ) dan SMA terbuka.

"Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung. Karena itu, berbagai program pendidikan terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, pemerintah daerah menghadirkan dua skema pendidikan fleksibel bagi anak-anak yang putus sekolah.

"Program Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan melalui SMA Negeri 2 Bandarlampung diperuntukkan bagi anak putus sekolah berusia 16-18 tahun yang telah lulus dari jenjang pendidikan sebelumnya minimal satu tahun," katanya.

Dia melanjutkan sistem pembelajaran dilaksanakan dengan komposisi 70 persen secara daring dan 30 persen dilakukan secara tatap muka, dengan lulusan yang nantinya memperoleh ijazah dari SMA Negeri 2 Bandarlampung.

"Selain itu Pemerintah Provinsi Lampung juga membuka program SMA Terbuka bagi anak putus sekolah berusia 16-21 tahun. Program ini menggunakan sistem pembelajaran tatap muka sebanyak dua kali dalam seminggu, sehingga memberikan fleksibilitas bagi peserta didik untuk tetap melanjutkan pendidikan," ucap dia.

Menurut dia, kedua program tersebut dihadirkan sebagai solusi untuk menekan angka putus sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat.

"Selain memperluas akses pendidikan menengah, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan melaksanakan program Satu Desa Satu Sarjana yang dimulai pada tahun depan," tambahnya.

Program tersebut bertujuan mencetak sarjana di setiap desa yang diharapkan dapat kembali membangun daerah asalnya sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong pembangunan ruang kelas baru sebagai upaya meningkatkan kapasitas layanan pendidikan di berbagai wilayah.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026