Logo Header Antaranews Lampung

Satgas MBG sebut 91 dapur SPPG di daerah 3T Lampung dalam proses pembangunan

Senin, 6 Juli 2026 18:50 WIB
Image Print
Ilustrasi: Relawan dapur SPPG MBG di Kabupaten Lampung Tengah sedang membersihkan bahan makanan sebelum proses masak. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Sampai sekarang belum ada perubahan, 91 unit dapur proses pembangunannya masih terus berlangsung

Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 91 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) pada daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Provinsi Lampung dalam proses pembangunan.

"Dari yang kemarin direncanakan terbangun untuk dapur SPPG MBG di daerah tertinggal, terdepan dan terluar sebanyak 93 unit, saat ini yang melanjutkan pembangunan laporannya yang kami terima itu ada 91 unit. Jadi yang dua unit gagal, namun kami belum mendapatkan titik tepat lokasinya," ujar Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Lampung Saipul di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan hingga saat ini belum ada perubahan dalam proses pembangunan dapur SPPG MBG pada daerah 3T di Provinsi Lampung.

"Sampai sekarang belum ada perubahan, 91 unit dapur proses pembangunannya masih terus berlangsung. Tidak ada pengurangan ataupun penambahan, serta untuk dua unit dapur tetap tidak jadi di bangun," katanya.

Dari jumlah tersebut, lanjutnya, terbanyak ada di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat.

"Pembangunan dapur di daerah 3T ini memang paling banyak ada di Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat yang daerahnya pun cukup jauh. Namun ada juga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Selatan, serta Pesawaran," ucap Saipul

Untuk pembangunan dapur SPPG yang berada di lahan pemerintah daerah, lanjut dia, ada sebanyak 31 titik yang tersebar pada 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

"Untuk operasional dapur, baik yang berada di lahan pemerintah daerah ataupun di daerah 3T, belum ada yang operasional karena masih menunggu petunjuk teknis serta penyelesaian persiapan pembangunan sarana dan prasarananya," kata Saipul.

Pembangunan dapur SPPG di daerah 3T tersebut, kata dia, dilakukan untuk menjangkau penerima manfaat yang berada di kepulauan ataupun di daerah pedalaman tetap mendapatkan manfaat Program MBG.

"Dalam operasional program ini di 2025 kemarin di Lampung itu rata-rata uang yang berputar mencapai Rp1 triliun, jadi ekonomi daerah juga ikut berjalan dengan baik," ujar Saipul.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026