
Polresta Bandarlampung: 662 personel gabungan amankan aksi unjuk rasa di DPRD Lampung

Pengamanan unjuk rasa dilakukan secara humanis
Bandarlampung (ANTARA) - Polresta Bandarlampung mengatakan sebanyak 662 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Lampung Tarik Mandat di depan Kantor DPRD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung.
"Jumlah itu terdiri atas jajaran Polda Lampung, Sat Brimob Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, serta Satpol PP Provinsi Lampung yang disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan kegiatandra penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan kondusif," kata Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, serta tetap mengutamakan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
"Pengamanan unjuk rasa dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pelayanan dan pengawalan agar kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif," katanya.
Selain pengamanan di lokasi aksi, lanjut dia, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan arus lalu lintas di sekitar kawasan DPRD Provinsi Lampung.
"Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum," kata dia.
Ia pun mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
"Sampaikan aspirasi dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Ia pun meminta masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar kawasan DPRD Provinsi Lampung untuk sementara waktu menghindari ruas jalan di sekitar lokasi aksi guna mengurangi kepadatan kendaraan.
"Pengalihan arus lalu lintas bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat agar mencari jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
