
Pertamina Sumbagsel perkuat konservasi lebah dan eduwisata Lembah Suhita

Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan peserta pelatihan
Bandarlampung (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memperkuat konservasi lebah dan eduwisata di Lembah Suhita Provinsi Lampung sebagai bentuk keikutsertaan pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus pemberdayaan masyarakat.
"Kami berkomitmen mendukung penguatan infrastruktur akses kawasan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Lembah Suhita," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Jumat.
Menurut dia, lebah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui proses penyerbukan berbagai jenis tanaman oleh sebab itu Pertamina Patra mendukung pengembangan kawasan konservasi lebah dan eduwisata di lokasi tersebut.
"Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan peserta pelatihan. Kawasan ini juga mengembangkan tanaman kaliandra sebagai sumber pakan lebah guna mendukung keberlanjutan koloni dan kelestarian ekosistem," katanya.
Ia mengatakan pengembangan Lembah Suhita merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
"Konservasi lebah tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Melalui Lembah Suhita, kami ingin menghadirkan manfaat lingkungan dan ekonomi yang dapat tumbuh secara berkelanjutan," ujar dia.
Ia mengatakan, melalui kolaborasi itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mendorong Lembah Suhita terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan, konservasi lebah, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat berkelanjutan.
"Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 15 (Menjaga Ekosistem Daratan), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)," katanya.
Ketua P4S Lembah Suhita Suyadi mengatakan dukungan Pertamina membantu pengembangan kawasan, baik dari sisi sarana maupun kegiatan edukasi.
"Dengan akses yang lebih baik, masyarakat semakin mudah datang untuk belajar budidaya lebah dan memahami pentingnya peran lebah dalam menjaga keseimbangan lingkungan," ujar dia.
Ia mengatakan, saat ini, P4S Lembah Suhita mengelola sekitar 500 koloni lebah yang didukung 25 anggota kelompok. Selain menjadi pusat budidaya lebah madu, kawasan ini juga menjadi sarana edukasi dan pelatihan mengenai konservasi lebah, pengolahan produk turunan madu, serta praktik pertanian ramah lingkungan.
"Tentunya pengembang oleh Pertamina turut meningkatkan minat masyarakat untuk belajar dan berkunjung. Sebelum mendapat pendampingan, Lembah Suhita menerima sekitar 1.000 pengunjung per tahun. Sementara pada periode Januari sampai Juni 2026 saja, jumlah kunjungan telah mencapai sekitar 1.400 orang, dengan puluhan kelompok mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan," katanya
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
