
OJK Lampung catat kegiatan literasi keuangan jangkau 12.500 peserta

Sepanjang tahun 2025 hingga Maret 2026 ini
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy mengatakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) telah menjangkau 12.500 peserta di provinsi itu.
"Sepanjang tahun 2025 hingga Maret 2026 ini, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah telah melaksanakan 42 kegiatan literasi dan inklusi keuangan," ujar Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy berdasarkan keterangan di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan dari 42 kegiatan literasi dan inklusi keuangan tersebut telah menjangkau hampir 12.500 peserta di 14 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
"Selain itu, telah dilaksanakan juga 25 kegiatan business matching dengan hampir 60 persen kegiatan difokuskan untuk mendukung pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), perempuan, pelajar, serta masyarakat umum," katanya.
Dia menjelaskan seluruh program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah juga diselaraskan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung.
"Program juga diselaraskan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung seperti Desaku Maju yang dipadukan dengan Desa Perkasa untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang komprehensif, meliputi sektor pertanian, perkebunan, desa wisata, hingga industri kreatif," ucap dia.
Pada 2026, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah telah menetapkan tiga program prioritas, yaitu Agrifuture Lampung untuk mendorong minat generasi muda di sektor pertanian.
"Kemudian program hilirisasi kakao di Kabupaten Pesawaran guna meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah, serta Siger Preneur Lampung sebagai program pemberdayaan wirausaha muda dalam rangka meningkatkan minat kewirausahaan di daerah," katanya
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
