Logo Header Antaranews Lampung

Tim SAR temukan bocah yang hanyut di Sungai Way Pisang Lampung Selatan

Selasa, 9 Juni 2026 21:33 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan saat diwawancarai usai korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa. (ANTARA/Riadi Gunawan)
Proses pencarian berjalan lancar berkat kerja sama tim SAR gabungan

Lampung Selatan (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan seorang bocah yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Way Pisang, Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) setelah dilakukan pencarian intensif selama empat hari.

Koordinator Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara di Lampung Selatan Selasa, mengatakan korban bernama Kenji (5) ditemukan pada Selasa siang sekitar beberapa kilometer dari lokasi awal diduga terseret arus dalam kondisi meninggal dunia.

“Alhamdulillah pada pukul 11.30 WIB tepatnya, korban ditemukan sekitar jarak 1,5 kilometer dari lokasi awal korban dinyatakan hilang,” ujar dia.

Menurut dia, pencarian melibatkan personel Basarnas, BPBD, Damkarmat Lampung Selatan, TNI, Polri, aparatur desa, dan masyarakat setempat.

“Proses pencarian berjalan lancar berkat kerja sama tim SAR gabungan, unsur pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Meskipun kondisi medan dan penyisiran di aliran sungai memerlukan kehati-hatian, pencarian dapat dilaksanakan sesuai rencana hingga korban berhasil ditemukan pada pukul 11.30 WIB,” kata dia.

Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet, pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus, serta pencarian di sepanjang bantaran sungai.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus saat bermain di sekitar Sungai Way Pisang. Tim SAR gabungan menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu sore dan langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB korban pergi bermain di pinggir Sungai Way Pisang, saat sedang bermain sekira pukul 15.00 WIB Debit air tiba tiba naik menyeret korban. Selanjutnya keluarga korban mendengar kejadian tersebut dan melaporkan ke Damkarmat Lampung Selatan dan meneruskan laporannya ke Kantor SAR Lampung untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan,” ujarnya.

Tim SAR mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada musim hujan yang dapat menyebabkan debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026