Logo Header Antaranews Lampung

Dinas KPTPH Lampung sebut bantuan benih wajib sertakan poligon lahan

Kamis, 4 Juni 2026 16:52 WIB
Image Print
Ilustrasi- Lahan pertanian yang ada di Kabupaten Pesawasan Lampung pada musim tanam. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Dalam mempersiapkan musim tanam kedua memang sudah dilakukan berbagai persiapan, salah satunya dengan adanya bantuan benih dari Kementerian Pertanian

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung menyatakan bahwa dalam penyaluran bantuan benih kepada petani wajib menyertakan poligon lahan untuk meningkatkan akurasi data lahan petani.

"Dalam mempersiapkan musim tanam kedua memang sudah dilakukan berbagai persiapan, salah satunya dengan adanya bantuan benih dari Kementerian Pertanian," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Provinsi Lampung Elvira Ummihani di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan dalam proses penyaluran bantuan benih tersebut, mewajibkan persyaratan penggunaan poligon lahan untuk memastikan keakuratan luas lahan milik petani.

"Dalam pelaksanaan penyaluran benih ini dapat diajukan melalui penyuluh dengan koordinasi dinas kabupaten dan dilakukan verifikasi serta validasi. Sebab bila sudah tersalur, namun tidak ditanam benih akan kadaluarsa oleh karena itu untuk mengurangi dan mengantisipasi kejadian itu maka harus menyertakan peta poligon lahan untuk menunjukkan secara jelas lahan yang hendak ditanam," katanya.

Dia melanjutkan melalui peta poligon tersebut, maka titik koordinat lahan akan terpantau. Sehingga benih bantuan dapat segera di tanam oleh petani.

"Pemanfaatan poligon ini sangat penting untuk melaksanakan optimalisasi lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas pangan di daerah," ucap dia.

Menurut dia, melalui poligon tersebut pemetaan lahan akan lebih akurat, sehingga penentuan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) bisa tepat sasaran.

"Poligon itu dapat dibuat melalui peran aktif dari penyuluh pertanian yang bekerjasama dengan gabungan kelompok tani dalam mengumpulkan datanya. Sehingga tidak ada benih yang tidak tertanam," tambahnya.

Ia melanjutkan melalui poligon tersebut pun bisa mendukung percepatan, perencanaan cetak sawah, ataupun optimalisasi luas tambah tanaman, mengidentifikasi potensi lahan, serta kendala di lahan.

"Harapannya ini bisa membantu petani agar bisa menanam benih bantuannya dengan segera dan produktivitas lahan pertanian bisa maksimal," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026