Logo Header Antaranews Lampung

Unila sebut 40,85 persen mahasiswa baru jalur SNBT calon penerima KIP Kuliah

Senin, 25 Mei 2026 19:13 WIB
Image Print
Wakil Rektor I Unila Prof. Suripto Dwi Yuwono (dua dari kanan) di Bandarlampung, Senin (25/5/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna

Bandarlampung (ANTARA) - Universitas Lampung (Unila) menyebutkan 40,85 persen mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

"Total mahasiswa baru yang diterima pada jalur SNBT di Unila yakni 5.407 dengan 2.209 (40,85 persen) merupakan calon penerima KIPK," kata Wakil Rektor I Unila Prof. Suripto Dwi Yuwono, di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan bahwa pada SNBT tahun ini total peminat di Unila mencapai 40.721 peserta dengan program studi di bidang kesehatan dan teknologi masih menjadi favorit calon mahasiswa.

"Untuk kelompok saintek, Fakultas Kedokteran terutama Program Studi Pendidikan Dokter kembali menjadi yang paling diminati, disusul Farmasi, Gizi, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Agribisnis, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Elektro, hingga Teknik Mesin," kata dia.

Sementara pada rumpun sosial humaniora, Program Studi Hukum dan Manajemen tetap mendominasi jumlah peminat dari tahun ke tahun.

“Untuk sosial humaniora, peminat masih didominasi Hukum, kemudian Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, PGSD, sampai Bisnis Digital yang sekarang mulai melampaui program studi lainnya,” kata dia.

Selain jumlah peminat, lanjut dia, tingkat keketatan program studi juga menjadi perhatian. Program Studi Gizi tercatat sebagai jurusan paling ketat karena daya tampung yang kecil namun jumlah peminat cukup tinggi.

“Gizi menjadi salah satu yang paling ketat karena daya tampungnya kecil, sedangkan peminatnya cukup banyak. Kemudian Farmasi itu sekitar satu banding 20,” katanya.

Unila juga mencatat mayoritas pendaftar masih berasal dari Provinsi Lampung. Dari total peminat, sebanyak 31.754 peserta atau sekitar 78 persen berasal dari Lampung, sementara 22 persen lainnya berasal dari luar daerah seperti Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat hingga Kepulauan Riau.

"Untuk peserta yang diterima, komposisinya tidak jauh berbeda. Sebanyak 77 persen mahasiswa baru berasal dari SMA di Provinsi Lampung dan 23 persen dari luar Lampung," kata dia.


"



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026