Logo Header Antaranews Lampung

Jamaah calon haji Indonesia apresiasi fasilitas dan layanan di Makkah

Selasa, 5 Mei 2026 05:16 WIB
Image Print
Petugas pendorong kursi roda saat melayani jamaah calon haji Indonesia saat tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (3/5/2026). Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jamaah untuk menggunakan jasa petugas pendorong kursi roda resmi demi keamanan serta kepastian harga dengan tarif yang telah ditetapkan sebesar 300 riyal Arab Saudi (SAR) untuk masa prapuncak haji dan 350 SAR pada pascapuncak haji. ANTARA FOTO/Citro Atmoko.

Makkah (ANTARA) - Jamaah calon haji Indonesia mengapresiasi kelengkapan fasilitas dan layanan di Makkah yang dinilai sangat membantu kenyamanan serta kelancaran ibadah selama berada di Tanah Suci.

Salah satu fasilitas yang paling dirasakan manfaatnya oleh jamaah calon haji adalah mesin cuci. Lilik Tryas Handarto, calon haji dari embarkasi JKB 02 Banten, mengaku fasilitas mesin cuci tersebut menepis kekhawatiran jamaah terkait urusan kebersihan pakaian harian.

"Fasilitas mesin cuci itu sangat penting, karena kita juga belum tahu lokasi laundry di mana," ujar Lilik yang menginap di Hotel Al-Hidayah Tower di kawasan Aziziyah, Makkah, Senin (3/5).

Lilik menilai kehadiran fasilitas cuci pakaian gratis itu krusial mengingat jamaah akan bermukim cukup lama di Makkah.

Fasilitas mesin cuci tersedia di seluruh hotel jamaah calon haji yang disediakan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Selain fasilitas kebersihan, Lilik juga menyoroti ketersediaan mushalla hotel yang luas dan representatif. Mushalla tersebut memiliki area terpisah bagi jamaah laki-laki dan perempuan, serta mampu menampung jamaah satu kelompok terbang (kloter) dengan kapasitas 350 hingga 400 orang.

Terkait pelayanan konsumsi, jamaah merasa puas dengan kualitas makanan yang ramah dengan lidah Nusantara. Penyelenggara menyediakan paket makan yang lengkap, mencakup lauk pauk, buah, hingga susu.

Ketua Rombongan (Karom) JKB 03 Banten Muhammad Tohir juga memuji ketepatan waktu distribusi makanan, khususnya layanan makanan selamat datang yang disajikan setibanya jamaah calon haji setelah menempuh perjalanan panjang dari Madinah.

"Makanan selamat datang dikasih di malam hari. Pagi pun tepat, makanan sudah datang. Enak, lezat. Alhamdulillah," ujar Tohir sebelum melaksanakan umrah wajib.

Kawasan Aziziyah tempat berdirinya Al-Hidayah Tower ini masuk ke dalam administrasi sektor 10 yang diisi oleh jamaah dari embarkasi Banten dan Padang.

Sektor itu memiliki keistimewaan, karena dipusatkan pada satu hotel dengan 10 menara yang mampu menampung total 21 ribu calon haji dari 57 kloter.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jamaah calon haji apresiasi fasilitas dan layanan di Makkah



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026