
ESDM Lampung sebut dua wilayah kerja migas dalam tahap eksplorasi

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung Sopian Atiek mengatakan bahwa dua wilayah kerja migas di Provinsi Lampung dalam tahap eksplorasi untuk mendukung penggalian potensi sumber daya alam di daerah.
"Sumber energi kita ini cukup banyak, ada energi yang terbarukan dan energi yang tidak terbarukan. Dari energi fosil seperti yang disampaikan beberapa waktu lalu akan ada survei seismik sejak Desember 2025 sampai Agustus 2026. Dan memang sejak Agustus 2025 kami sudah sosialisasi terkait itu," ujar Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung Sopian Atiek di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan sosialisasi itu dilakukan bersama pihak terkait, untuk memastikan semua tahapan pelaksanaan survei seismik dua dimensi dalam tahapan eksplorasi sumber daya migas di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan lancar.
"Karena ini ada tahapan-tahapan, dimulai dari sosialisasi di kabupaten, kecamatan sampai di tingkat desa, dan ke perusahaan-perusahaan. Sebab pelaksanaan seismik ini akan melalui 18 perusahaan besar, bahkan perkebunan milik mereka. Jadi memang harus ada koordinasi terkait saat hendak memasuki wilayah mereka," katanya.
Dia menjelaskan saat ini di Provinsi Lampung terdapat tiga wilayah kerja migas. Dimana satu wilayah kerja migas sudah berproduksi dan dua wilayah kerja migas lainnya dalam tahap eksplorasi.
"Jadi memang di Lampung punya wilayah kerja migas yang sudah beroperasi dan berproduksi yakni di Kabupaten Lampung Timur yang dioperasionalkan oleh Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES)," ucap dia.
Kemudian untuk dua wilayah kerja migas yang masih dalam tahap eksplorasi yakni ada di Kabupaten Waykanan dan yang tengah dilakukan survei seismik oleh Pertamina EP di lima kabupaten.
Menurut dia, kelima kabupaten di Provinsi Lampung yang akan dilalui untuk pelaksanaan survei seismik dan masuk dalam wilayah kerja migas ada di Kabupaten Waykanan, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.
"Potensi sumber daya alam migas masih dihitung melalui tahapan eksplorasi, dan untuk tahu dimana sumurnya dari hasil survei seismik tersebut baru terlihat. Jadi saat ini masih dugaan geologi, dan estimasi cadangan, tingkat cadangannya belum terukur baik onshore dan offshore," tambahnya.
Diketahui sebelumnya direncanakan kegiatan survei seismik dua dimensi di Provinsi Lampung memiliki panjang lintasan mencapai 688,5 kilometer, yang melintasi lima kabupaten, dengan kedalaman pengeboran yang akan dilakukan setelah survei selesai diperkirakan dapat mencapai 2.000-3.000 meter.
Estimasi potensi oil in place di wilayah kerja Sumbagsel Area 1 mencapai 1,4 miliar barel, dan Lampung memiliki potensi sumber daya migas terutama minyak mencapai 830 juta barel yang memerlukan pematangan melalui eksplorasi lanjutan.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
