
Rektor Itera ingatkan ke wisudawan tantangan di luar sangat kompleks

Setelah ini, tantangan yang akan saudara hadapi di luar kampus sangatlah kompleks
Bandarlampung (ANTARA) - Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha mengingatkan kepada 1.228 wisudawan kampus tersebut terkait tantangan yang akan dihadapi di luar sangat kompleks.
"Setelah ini, tantangan yang akan saudara hadapi di luar kampus sangatlah kompleks. Perkembangan yang terjadi sangat cepat, diwarnai oleh disrupsi teknologi, globalisasi, serta berbagai tantangan multidimensi, bidang ekonomi, lingkungan, politik dan sosial serta ancaman krisis ketersediaan energi, pangan dan air bersih," katanya di Provinsi Lampung, Sabtu.
Namun begitu, ia meyakini bahwa dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai integritas yang diperoleh wisudawan selama studi di Itera, akan menjadi modal keberhasilan mereka dapat melewati itu semua.
"Kami pun yakin bahwa saudara-saudara kelak dapat mengisi peluang-peluang kepemimpinan masa depan, yang mampu membawa perubahan bangsa Indonesia ke arah lebih baik sesuai cita-cita kemerdekaan yaitu menjadi bangsa yang sejahtera, adi, makmur, berdaulat, kuat dan disegani dunia," kata dia.
Menurutnya Itera telah bekerja secara maksimal membekali para wisudawan dengan ilmu, pengetahuan dan keterampilan, sehingga mereka akan mampu bersaing dari ketidakpastian dunia saat ini.
"Kami berkomitmen serius dalam menghasilkan SDM unggul melalui kurikulum yang terus disempurnakan termasuk kurikulum baru yang disusun dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), dengan mengadopsi elemen kurikulum dari sejumlah institusi ternama dunia," katanya.
Menurutnya, dengan menggabungkan semangat lokal Itera for Sumatera dan visi global, kurikulum ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga siap bersaing secara internasional.
"Kurikulum ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam mencetak mahasiswa berkualitas tinggi. Selain itu, kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) diupayakan dapat menjadi ruh pembekalan kompetensi mahasiswa untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan keterampilan (skill), tetapi juga sikap, karakter (attitude) yang baik disamping raga yang sehat," kata dia.
Pada sisi lain, Prof Nyoman juga mengungkapkan bahwa wisuda kali ini memiliki makna yang sangat khusus baginya secara pribadi.
"Ini merupakan momen wisuda terakhir saya dalam menjalankan amanah sebagai Rektor. Sebuah perjalanan yang penuh cerita, tantangan, dan kebanggaan telah saya lalui bersama seluruh keluarga besar Institut Teknologi Sumatera ini," katanya.
Ia pun merasa sangat bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan para lulusan hari ini.
"Saya berpesan, ke mana pun langkah Saudara nanti, jagalah nama baik almamater. Jadilah insan yang membawa manfaat, menginspirasi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
