
DPP Lampung Sai gelar halal bihalal guna menjaga identitas budaya Lampung

Bandarlampung (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lampung Sai menggelar halal bihalal hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, Sabtu (18/4/26).
Halal bihalal Keluarga Besar Perkumpulan Masyarakat Lampung yang berdomisili di Lampung dan luar Provinsi Lampung itu dihadiri para tokoh-tokoh pejabat di Lampung dan di luar Lampung yang pernah bertugas di Lampung.
Seperti perwakilan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, Pangdam XXI Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Bupati Tanggamus, Bupati Lampung Tengah, Wali Kota Metro, serta Bupati Pesisir Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko.
Hadir juga Samsudin, yang pernah menjabat sebagai Pj. Gubernur Lampung tahun 2025 yang saat ini sebagai staf ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Acara yang dibuka Ketua Harian DPP Lampung Sai, Rycko Menoza.SZP, tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP Lampung Sai, Sjachroedin ZP.
Dalam sambutannya, Rycko Menoza mengatakan, kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat Lampung baik yang ada di Lampung dan pejabat atau tokoh yang bertugas di luar Lampung.
Anggota Komisi VII DPR RI Rycko menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Lampung serta memperkuat kontribusi masyarakat Lampung di berbagai bidang pembangunan, baik di daerah asal maupun di tingkat nasional.
“Saya rasa kegiatan ini sangat penting sekali untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Lampung. baik masyarakat atau tokoh asal Lampung yang bertugas di luar Lampung atau masyarakat atau tokoh yang pernah bertugas di Lampung. Kegiatan ini juga memperkuat kontribusi masyarakat Lampung di berbagai bidang pembangunan, baik di daerah hingga Nasional,”kata Rycko.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Lampung Sai, Sjachroedin ZP dalam arahannya menyampaikan, kilas balik perjalanan pembangunan di Provinsi Lampung pada masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Lampung.
Ia menyoroti berbagai capaian pembangunan strategis, termasuk pembangunan infrastruktur yang menjadi fondasi kemajuan daerah.
Salah satu yang disampaikan adalah sejarah pembangunan bandara di Krui Kabupaten Pesisir Barat yang saat ini dikenal sebagai Bandara M. Taufiq Kiemas.
“Pembangunan bandara tersebut merupakan langkah strategis dalam membuka aksesibilitas wilayah Pesisir Barat Lampung serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” kata Sjachroedin.
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
