Logo Header Antaranews Lampung

Polresta Bandarlampung terapkan standar kesehatan ketat pada tiga SPPG

Rabu, 1 April 2026 18:26 WIB
Image Print
Ilustrasi: Satuan Pelayanan Pemenuhan GIZI (SPPG) Polresta Bandarlampung sedang menyiapkan Makan Bergizi Gratis. (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Kami mengelola tiga SPPG sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Bandarlampung (ANTARA) - Polresta Bandarlampung menerapkan standar kesehatan dan pengendalian mutu pangan ketat melalui proses food security test pada tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dibentuk.

"Kami mengelola tiga SPPG sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Semua SPPG menerapkan standar kesehatan ketat," kata Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati di Bandarlampung, Rabu.

Ia menjelaskan penerapan food security test menjadi bagian penting dalam setiap tahapan produksi makanan di dapur SPPG. Pengujian ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan makanan yang didistribusikan kepada masyarakat aman dan berkualitas.

"Setiap makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat telah melalui tahapan food security test. Proses ini dilakukan mulai dari pengecekan bahan baku, pengolahan, hingga hasil akhir masakan, sehingga dipastikan aman, higienis, dan layak dikonsumsi,” katanya.

Ia menambahkan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Bandarlampung dalam menjaga kualitas Program MBG, sekaligus mengantisipasi potensi risiko kesehatan bagi para penerima manfaat, khususnya pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

"Pengujian ini penting untuk menjamin makanan bebas dari zat berbahaya, serta memastikan kandungan gizinya sesuai standar yang telah ditetapkan,” kata dia.

Melalui pengawasan yang ketat, kata dia, Polresta Bandarlampung ingin memastikan bahwa seluruh makanan yang disalurkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga bebas dari kandungan berbahaya yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

"Melalui dapur MBG yang telah dibentuk kami ingin mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. Selain itu program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," kata dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026