Logo Header Antaranews Lampung

DJPb Kemenkeu terus percepat realisasi pembayaran THR ASN di Lampung

Senin, 16 Maret 2026 22:21 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pembayaran THR. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif/dok)
Percepatan ini dilakukan untuk memastikan hak para aparatur negara diterima tepat waktu sebelum Lebaran 2026

Bandarlampung (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Lampung terus mempercepat realisasi pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) pemerintah pusat di wilayah Provinsi Lampung yang saat ini telah mencapai Rp279,11 miliar.

"Percepatan ini dilakukan untuk memastikan hak para aparatur negara diterima tepat waktu sebelum Lebaran 2026," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Lampung Purwadhi Adhiputranto di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan per Senin (16/3) realisasi pembayaran THR telah mencapai 96,09 persen atau Rp279,11 miliar dari total pagu yang disiapkan sebesar Rp295,87 miliar yang berasal dari APBN.

"Capaian ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh aparatur negara pada satuan kerja kementerian atau lembaga, memperoleh haknya tepat waktu tanpa ada hambatan administrasi, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah menjelang hari raya," katanya.

THR tersebut menyasar sebanyak 66.619 orang penerima yang tersebar di berbagai satuan kerja kementerian serta lembaga di Lampung, seperti ASN pemerintah pusat, prajurit TNI, anggota Polri, dan pegawai non pegawai ASN.

"Kelancaran penyaluran tunjangan hari raya ini terbentuk atas adanya koordinasi intensif dari seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), serta satuan kerja kementerian serta lembaga," ucap dia.

Selain itu, menurut dia, pemanfaatan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) serta Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) yang terintegrasi secara digital juga mempercepat proses pencairan dana, menjaga akurasi dan lebih transparan.

"Kami terus melakukan pengawasan aktif terhadap satuan kerja kementerian serta lembaga yang masih dalam proses penyelesaian administrasi pembayaran, dengan sisa alokasi yang belum tersalurkan sebesar 3,91 persen. Diharapkan seluruh proses penyaluran dapat selesai dalam waktu dekat," tambahnya.

Menurut dia, penyaluran THR sebanyak Rp279,11 miliar itu telah berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara, mendorong aktivitas ekonomi, dan secara makro ekonomi tambahan likuiditas itu berpotensi memperkuat daya beli masyarakat.

"Perputaran dana tunjangan hari raya diharapkan memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah terutama bagi UMKM, sektor perdagangan ritel, serta sektor jasa. Sehingga bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah menjelang Lebaran 2026," ujar dia.

Baca juga: Menkeu sebut realisasi pencairan THR ASN telah capai Rp11 triliun

Baca juga: Wali Kota Bandarlampung tegaskan THR wajib dibayar oleh perusahaan

Baca juga: Bandarlampung siapkan posko pengaduan THR bagi para pekerja



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026