
PAEI Lampung: Pengawasan cegah penularan penyakit saat mudik Lebaran

Jadi masyarakat tidak hanya menuju Lampung tapi mau ke daerah lain pun lewat sini, dan ini yang perlu diantisipasi mengenai penularan penyakit
Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Lampung Ismen Mukhtar mengatakan perlunya peningkatan pengawasan untuk mengantisipasi penularan penyakit menular akibat mobilitas tinggi masyarakat saat mudik Lebaran 2026.
"Memang mobilitas di Provinsi Lampung ini sangat tinggi, terutama saat arus mudik ataupun arus balik di Lebaran. Karena Lampung menjadi pintu gerbang Pulau Sumatra. Jadi masyarakat tidak hanya menuju Lampung tapi mau ke daerah lain pun lewat sini, dan ini yang perlu diantisipasi mengenai penularan penyakit," kata Ketua PAEI Lampung di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan tingginya mobilitas masyarakat yang melalui Lampung, dapat berpotensi terjadi penularan penyakit menular yang dapat menimbulkan risiko terjadinya wabah bila tidak diantisipasi sejak dini.
"Secara geografis dan ekonomi memang kita diuntungkan, tapi ada tantangan kesehatan masyarakat yang harus diantisipasi, seperti adanya penularan penyakit menular yakni campak, diare, ataupun ISPA yang penularannya mudah sekali menyebar. Salah satu caranya untuk mencegah ini adalah dengan memperkuat surveilans," katanya.
Dengan penyidikan atau investigasi oleh surveilans atas suatu penyakit, maka dapat mencegah terjadinya wabah atau kejadian luar biasa (KLB) karena kasus langsung ditangani dan ditanggulangi.
"Pos kesehatan di jalur mudik bisa diperkuat, lalu perlu ada peningkatan skrining penyakit menular, ini krusial karena mobilitas masyarakat yang tinggi saat Lebaran ini mempermudah penyebaran penyakit dari satu daerah ke daerah lain," ucap dia.
Selain itu, perlu dilakukan penguatan deteksi dini serta upaya pencegahan penyakit, salah satunya dengan mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memberikan vaksinasi lengkap pada anak, dan melakukan penanganan penyakit dengan cepat.
"Diharapkan dengan adanya peningkatan surveilans adanya peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 tidak memengaruhi kesehatan masyarakat," katanya.
Baca juga: Dinkes Lampung imbau jaga imun saat cuaca ekstrem dengan terapkan PHBS
Baca juga: Dinkes ingatkan warga jaga kebersihan rumah untuk pertahankan bebas malaria
Baca juga: Dokter jelaskan perbedaan serangan dengan kematian jantung mendadak
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
