Logo Header Antaranews Lampung

DPRD Lampung minta seluruh pihak untuk fokus cari solusi atasi banjir di Bandarlampung

Jumat, 13 Maret 2026 08:21 WIB
Image Print
Ilustrasi - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sedang melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir rob di Bandarlampung. (ANTARA/HO)
Prinsipnya kita semua, baik masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, maupun BBWS Mesuji Sekampung, tidak perlu saling menyalahkan.

Bandarlampung (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi meminta seluruh pihak untuk fokus mencari solusi dari banjir di Bandarlampung dan Lampung Selatan yang terjadi pada Jumat (6/3) dan tidak saling menyalahkan.

"Prinsipnya kita semua, baik masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, maupun BBWS Mesuji Sekampung, tidak perlu saling menyalahkan. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama bergotong royong membantu masyarakat serta mencari solusi agar banjir dapat diatasi ke depan," ujarnya dalam pernyataan, Jumat.

Ia menilai pemerintah daerah setempat telah berupaya melakukan berbagai langkah penanganan banjir, termasuk perbaikan drainase dan normalisasi sungai di sejumlah titik. Namun, ia mengakui curah hujan sangat ekstrem sehingga memicu meluapnya air di sejumlah wilayah.

Selain itu, faktor lain penyebab banjir adalah berkurangnya ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan. Saat ini, banyak lahan pertanian dan persawahan yang beralih fungsi menjadi kawasan perumahan sehingga mengurangi daya resap air.

"Memang harus kita akui, ruang terbuka hijau saat ini sangat berkurang. Banyak lahan pertanian dan persawahan yang berubah menjadi perumahan," katanya.

Kemudian, kondisi saluran air di berbagai wilayah yang tersumbat akibat dipenuhi sampah juga menjadi faktor yang memperburuk situasi saat hujan deras terjadi.

"Got dan saluran air banyak yang dipenuhi sampah. Kemudian area resapan air juga banyak yang hilang. Ini menjadi potret yang harus kita evaluasi bersama," kata Wahrul.

Oleh karena itu, Wahrul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan memperkuat upaya pelestarian alam guna meminimalkan potensi banjir di masa mendatang.

"Prinsipnya mari kita bergotong royong untuk menyelamatkan lingkungan kita," katanya.


Baca juga: Pemkot Bandarlampung siap bantu pembiayaan untuk penanganan sungai

Baca juga: Sekda Provinsi sebut pentingnya perkuat edukasi larangan buang sampah di sungai

Baca juga: BBWS ingatkan pentingnya rencana induk untuk tangani banjir di Lampung



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026