
Tim gabungan cari korban hanyut akibat hujan deras guyur Bandarlampung

Yang sudah pasti itu ada satu anak terbawa arus air saat hujan deras mengguyur kota ini
Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengatakan bahwa hingga kini tim gabungan masih mencari satu orang korban yang hanyut saat hujan deras mengguyur pada Jumat malam.
"Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran untuk mencari korban yang hilang. Tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Polri, TNI dan elemen masyarakat lainnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Bandarlampung Idham Basyar di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan, dalam peristiwa banjir tersebut, terdapat satu orang anak kecil yang terbawa arus air di Kecamatan Rajabasa, yang saat ini masih dilakukan pencarian.
"Yang sudah pasti itu ada satu anak terbawa arus air saat hujan deras mengguyur kota ini," kata dia.
Terkait laporan bahwa terdapat korban yang ditemukan meninggal dunia di Kedamaian, pihaknya masih belum mendapatkan kabar tersebut dan akan mengeceknya terlebih dahulu.
"Untuk korban meninggal dunia tanpa identitas itu, nanti kami cek dulu, tapi yang pasti korban (anak) hanyut ada di Rajabasa," kata dia.
Ia pun menyampaikan bahwa pada hujan lebat yang mengguyur Kota Bandarlampung selama kurang lebih dua jam telah membuat sejumlah wilayah terdampak banjir, seperti Kecamatan Labuhan Ratu, Way Halim, Sukabumi, Sukarame dan Kedamaian.
"Saat ini tim BPBD juga sedang bekerja melakukan pembersihan dan evakuasi warga," kata dia.
Sebagai informasi, Kota Bandarlampung diguyur hujan deras sejak siang hingga sore hari yang menyebabkan luapan air menggenangi jalan utama kota dan pemukiman di sejumlah wilayah.
Baca juga: Petugas gabungan evakuasi warga korban banjir di Lampung Selatan
Baca juga: BPBD catat 37 titik banjir di Kota Bandarlampung akibat hujan deras
Baca juga: Sejumlah lokasi di Bandarlampung terendam air semata kaki hingga betis
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
