
Deretan berbagai fitur AI unggulan pada Samsung Galaxy S26

Samsung Galaxy S26 itu kita sebut sebagai the next AI phone, karena dia sudah mengerti kita jadi kita nggak perlu ngapain-ngapain, dia bisa cari informasinya atau dia juga bisa mensimulasikan sesuatu
Jakarta (ANTARA) - Samsung baru saja meluncurkan ponsel unggulan atau flagship terbarunya Galaxy S26 dengan menghadirkan peningkatan pada fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memudahkan dalam pengeditan gambar hingga melindungi pengguna dari panggilan mencurigakan.
"Samsung Galaxy S26 itu kita sebut sebagai the next AI phone, karena dia sudah mengerti kita jadi kita nggak perlu ngapain-ngapain, dia bisa cari informasinya atau dia juga bisa mensimulasikan sesuatu," kata MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan dalam presentasi produk di Jakarta Selatan, Kamis.
Samsung Galaxy S26 hadir dengan beberapa fitur AI unggulan. Pertama, ada Call Screening yang berguna untuk melindungi pengguna dari panggilan spam maupun mengidentifikasi telepon penting dari nomor tidak dikenal. Apabila pengguna mengaktifkan fitur ini, Galaxy AI akan menjawab terlebih dahulu telepon dari nomor yang tidak dikenal.
AI akan menanyakan identitas penelpon dan keperluan menghubungi pemilik ponsel. Transkrip percakapan antara AI dan penelpon akan ditampilkan di layar sehingga pengguna bisa mengetahui siapa dan apa tujuan penelpon.
Kemudian ada Now Nudge yang mampu membaca konteks penggunaan, lalu menampilkan rekomendasi yang relevan pada momen yang tepat tanpa perlu pengguna mencarinya secara manual.
Sebagai contoh, ketika seorang teman meminta foto kucing peliharaan lewat WhatsApp, AI akan langsung membantu dengan memunculkan opsi “Share photos”. Saat opsi tersebut dipilih, pengguna akan diarahkan ke galeri yang sudah menampilkan kumpulan foto kucing peliharaan. Foto-foto dipilih secara otomatis berdasarkan tag lokasi serta objek dalam gambar.
Dalam situasi lain, apabila pengguna mendapat ajakan bermain padel pada Sabtu, Now Nudge mampu mengenali jadwal terkait di kalender dan mengecek potensi benturan agenda. Keyboard kemudian akan menampilkan pilihan “View Calendar” agar pengguna dapat segera memastikan ketersediaan waktunya.
Kemampuan fitur Google Circle to Search pada Samsung Galaxy S26 juga telah diperbarui. Jika sebelumnya AI hanya mengenali objek yang ditandai, kini Galaxy S26 dapat memahami seluruh obyek yang ditampilkan pada layar.
Selain itu, agen AI Bixby mengalami pembaruan pada Samsung Galaxy S26 yang akan fokus pada performa ponsel. Pengguna dapat mengatur performa perangkat hanya dengan bahasa percakapan biasa tanpa perlu menjelaskan istilah teknis.
Contohnya, ketika suhu ponsel merasa panas, pengguna dapat menginstruksikan AI dengan berkata "HP saya tiba-tiba terasa panas, bisa perbaiki masalahnya?". Kemudian ponsel akan secara otomatis menelusuri penyebab dan menuntaskan kendala tersebut.
Lalu ada fitur Creative Studio yang memungkinkan pengguna mengolah foto atau teks prompt untuk menghasilkan visual seperti stiker, kartu ucapan, atau undangan. Pada fitur ini pengguna juga bisa menuliskan deskripsi yang personal dan detail untuk hasil yang lebih spesifik.
Fitur Photo Assist kini hadir dengan peningkatan signifikan melalui dukungan natural language editing. Dengan tambahan teks prompt, pengguna dapat mengedit foto hanya dengan menggunakan perintah dalam bahasa sehari-hari, termasuk bahasa Indonesia.
Pengguna cukup mendeskripsikan perubahan yang diinginkan secara sederhana. Misalnya, ketika memotret kue yang sudah terlanjur termakan sebagian, pengguna hanya perlu mengetikkan perintah seperti, “buat kue ini menjadi utuh kembali,” maka foto tersebut akan otomatis menampilkan kue dalam kondisi utuh seperti sebelum dimakan.
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
