Logo Header Antaranews Lampung

Komisi VII DPR sebut siaran Piala Dunia dapat gerakkan roda perekonomian

Senin, 2 Februari 2026 19:25 WIB
Image Print
Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Mennoza (dua dari kanan) (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

Bandarlampung (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Mennoza menilai siaran Piala Dunia yang hak siarnya secara resmi dipegang eksklusif oleh TVRI dapat membantu menggerakkan roda perekonomian hingga tingkat daerah.

Menurut dia, kegiatan nonton bareng siaran Piala Dunia yang digelar di desa, kelurahan, hingga kawasan perkotaan berpotensi untuk memberikan peluang bagi pelaku UMKM.

"Dengan adanya siaran langsung, akan muncul aktivitas ekonomi baru. Mulai dari nonton bareng di desa, kelurahan, kafe, hingga tempat nongkrong. Ini peluang besar bagi ekonomi kreatif dan UMKM," jelasnya dalam pernyataan di Bandarlampung, Senin.

Selain itu, ia turut memastikan siaran pesta bola empat tahunan itu bisa memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, tidak hanya di wilayah Lampung, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Rycko mengharapkan masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak terpecah karena perbedaan dukungan tim yang dibela. Ia menekankan bahwa ajang Piala Dunia seharusnya menjadi sarana pemersatu bangsa.

"Jangan sampai perbedaan kesebelasan justru menimbulkan perpecahan. Ini harus menjadi ajang pemersatu. TVRI dan pemerintah sudah hadir memberikan hiburan dan informasi, tinggal bagaimana masyarakat menyikapinya dengan bijak," ujarnya.

Secara keseluruhan, hak siar eksklusif itu juga menjadi momen bersejarah bagi penyiaran publik karena menunjukkan adanya kehadiran negara dalam memberikan akses informasi dan hiburan yang merata kepada masyarakat.

"Ini momentum bersejarah. TVRI sebagai satu-satunya televisi milik pemerintah dipercaya memegang hak siar. Ini menunjukkan bagaimana negara hadir melalui TVRI, bukan hanya sebagai sarana informasi, tetapi juga hiburan," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026