Lampung Selatan (ANTARA) - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), Polres Lampung Selatan memperketat pengawasan serta pengamanan di pelabuhan Bakauheni menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdo Elfianto di Lampung Selatan, Selasa, mengatakan kawasan Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik rawan penyelundupan barang terlarang karena area tersebut adalah tempat keluar masuk dan pintu gerbang pulau Sumatera.
"Untuk pengamanan Nataru di kawasan Pelabuhan Bakauheni sama seperti tahun kemarin, petugas gabungan kita siagakan di titik-titik rawan, tujuannya agar dapat mengantisipasi aksi kejahatan seperti penyelundupan barang terlarang," kata dia.
Menurut dia, pengetatan ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada calon pemudik Nataru yang akan melintasi wilayah Lampung Selatan, baik masyarakat dari Sumatera menuju ke Jawa maupun sebaliknya.
Ia menjelaskan pengawasan ketat ini tidak hanya berlaku untuk para penumpang orang yang ingin menyeberang atau datang di pelabuhan tersebut, namun juga diberlakukan kepada para pengemudi roda dua, roda empat dan mobil barang.
Menurut dia juga, petugas yang berjaga akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan melakukan penyeberangan menuju Pulau Jawa.
"Pemeriksaan terhadap kendaraan ini merupakan salah satu bagian tugas personel Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat," ucapnya.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam upaya pengawasan dan pengamanan menjelang Nataru, serta pencegahan penyelundupan barang ilegal seperti narkoba dan satwa liar di Pelabuhan Bakauheni.
“Iya kita sama sama berkolaborasi untuk memastikan keamanan pelabuhan dan mengantisipasi penyelundupan khususnya narkoba dan barang ilegal lainnya,” ujarnya.

