Pemkab Lambar dan PPTI perkuat eliminasi TBC untuk wujudkan target bebas 2030

id Lampung Barat,TBC ,Penyakit menular

Pemkab Lambar dan PPTI perkuat eliminasi TBC untuk wujudkan target bebas 2030

Ketua Kehormatan PPTI Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus bersama jajaran pemerintah kabupaten setempat foto bersama setelah menerima audiensi dari PPTI Provinsi Lampung di kantor bupati setempat di Lampung Barat, Senin (10/11/2025). ANTARA/HO-Kominfo Lampung Barat

Sinergi antara pemerintah daerah dengan PPTI sangat penting dilakukan tujuannya agar mempercepat eliminasi penyakit Tuberkulosis

Lampung Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Provinsi Lampung bersama Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) terus menunjukkan komitmen untuk memperkuat percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) menuju target bebas 2030.

"Sinergi antara pemerintah daerah dengan PPTI sangat penting dilakukan tujuannya agar mempercepat eliminasi penyakit Tuberkulosis,” kata Ketua Kehormatan PPTI Kabupaten Lampung Barat Parosil Mabsus saat dihubungi dari Lampung Selatan, Senin.

Ia menjelaskan PPTI merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberantasan Tuberkulosis di Indonesia.

"Lembaga ini berfokus pada pencegahan, penemuan kasus, pendampingan pasien, serta edukasi masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas,” katanya.

Secara nasional, lanjut dia, PPTI menargetkan eliminasi TBC pada 2030, sesuai agenda pembangunan kesehatan nasional dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat agar target eliminasi TBC pada 2030 bisa tercapai.

"Kita ini bukan pengobatan, tapi pencegahan dan sosialisasi. Kami perlu program yang jelas agar bisa turun ke masyarakat menjelaskan apa itu penyakit TBC dan bagaimana cara mencegahnya," ujar dia.

Ia menambahkan sinergi antar-organisasi, seperti TP-PKK, Baitul Mukhlisin, Bunda PAUD dan perkumpulan lainnya perlu ditingkatkan guna memperkuat sosialisasi di tingkat bawah.

"Kalau digabungkan dengan kegiatan PKK atau pengajian, sosialisasi ini bisa cepat terlaksana. Tapi tetap perlu ada program yang jelas agar tidak berjalan tanpa arah," ucap dia.

Ketua PPTI Provinsi Lampung Wirman menjelaskan, untuk mengembangkan program pencegahan dan edukasi TBC berbasis masyarakat, pihaknya akan terus melakukan audiensi kepada pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota.

"Program utama kami adalah sosialisasi, edukasi, pendampingan, serta pencarian kasus TBC di masyarakat. Kami akan berkeliling ke 15 kabupaten/kota untuk memperkenalkan program ini, kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi guna memperkuat kontribusi daerah terhadap eliminasi TBC. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat mencegah penyakit TBC," kata dia.

Baca juga: Dinkes Bandarlampung gunakan X-ray untuk deteksi pasien TBC

Baca juga: Petugas kesehatan dan polisi pastikan pekerja dapur MBG bebas penyakit TBC

Baca juga: Dinkes Lamsel tangani 1.629 pasien Tb hingga Juli 2025

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.