Gubernur Lampung sebut perlunya penguatan sistem pengelolaan talenta ASN

id ASN Lampung, Pemprov lampung, manajemen pengelolaan ASN

Gubernur Lampung sebut perlunya penguatan sistem pengelolaan talenta ASN

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memberi sambutan kegiatan peningkatan kapasitas ASN Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.

Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) terutama ASN

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa perlu dilakukan penguatan implementasi manajemen talenta bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerahnya.

"ASN adalah wajah birokrasi kita. Oleh karena itu memerlukan sistem pengelolaan talenta yang tepat dan berkelanjutan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengajak seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Lampung bersama-sama mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Asta Cita dan visi misi pemerintah daerah.

"Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) terutama ASN. Peningkatan kualitas SDM menjadi landasan utama dalam mendorong pembangunan daerah dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen," katanya.

Menurut dia, SDM yang unggul, berdaya saing, dan kompeten menjadi kunci untuk mengembangkan potensi daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat perekonomian Lampung.

“Kita bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen jika birokrasi berjalan dengan baik, ASN ditempatkan sesuai kompetensinya, dan potensi daerah dikelola secara kolaboratif. Kepala daerah di Provinsi Lampung periode 2025-2030 harus menjadi yang terbaik di daerah masing-masing. Untuk menjadi yang terbaik, tentu harus didukung oleh orang-orang terbaik dan seluruh ASN yang profesional,” ucapnya.

Ia meminta ASN untuk menjadi penggerak kemajuan daerah dan membawa Lampung menjadi lebih baik. Melalui penerapan manajemen talenta ASN, setiap proses pengorganisasian, rotasi jabatan, promosi, dan pengembangan kompetensi dilakukan secara objektif, berbasis kemampuan dan kinerja.

"Langkah ini menjadi bagian dari penerapan sistem merit yang akan mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan efisien. Sistem manajemen talenta ini akan menghapus praktik yang merugikan serta memberikan kesempatan bagi ASN untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” tambahnya.

Dia menegaskan, Provinsi Lampung siap menjadi pelopor pembangunan manajemen talenta ASN di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh kepala daerah untuk menjadikan momen ini sebagai langkah konkret dalam membangun birokrasi yang profesional dan siap melayani. Bersama, kita wujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas melalui ASN yang kompeten, berintegritas, dan siap memimpin perubahan,” katanya.

Baca juga: Gubernur Lampung sebut riset dan inovasi kunci optimalkan potensi daerah

Baca juga: Sebanyak 15 investor telah sepakat untuk berinvestasi ke Lampung

Baca juga: Lampung tetapkan tiga langkah prioritas tingkatkan pembangunan daerah

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.