Bandarlampung (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengajak warga ataupun masyarakat untuk rela berkorban dan mencintai tanah air sebagai pondasi utama membangun negeri dan kota ini.
"Semangat rela berkorban dan pantang menyerah dan cinta tanah air adalah pondasi utama untuk membangun kota Bandarlampung yang kita cintai ini," kata Wali Kota di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan bahwa peringatan hari pahlawan pada 10 November bukan hanya sekedar seremonial belaka, tapi harus dimaknai sebagai nilai juang yang harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Pada bulan ini setiap setahun sekali kita selalu diingatkan oleh jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan semangat yang mereka wariskan dan harus dimaknai untuk membangun negeri ini," kata dia.
Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat kepahlawanan sebagai energi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan sinergi dan kolaborasi.
"Peringatan hari pahlawan mengajarkan kita tentang tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan sebaik mungkin," kata dia.
Eva pun mengatakan kegiatan apel kebangsaan untuk memperingati hari pahlawan merupakan momentum untuk memperteguh komitmen dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati , secepat mungkin dan dengan setulus-tulusnya.
"Hal ini juga merupakan salah satu contoh dari para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan harus diaplikasikan," ujarnya.
Baca juga: Wali Kota Bandarlampung harap relawan SAPA dapat cepat tangani KDRT
Baca juga: Wali Kota Bandarlampung sebut kegiatan MTQ dapat teguhkan nilai qurani
Baca juga: Wali Kota Bandarlampung sebut Raperda sejalan dengan kepentingan umum
