BBPOM sebut sinergisitas lintas OPD kunci jaga keamanan pangan di Lamsel

id Lampung Selatan,BBPOM ,Pangan sehat

BBPOM sebut sinergisitas lintas OPD kunci jaga keamanan pangan di Lamsel

Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto saat menerima kunjungan kerja dari Kepala BBPOM Bandarlampung, Ani Fatimah Isfarjanti, di ruang kerja Sekda. ANTARA/HO/Kominfo Lamsel

Sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan

Lampung Selatan (ANTARA) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) menyebutkan sinergisitas dan kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan penting sebagai kunci dalam menjaga keamanan pangan yang beredar di masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

“Sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan. Kami sangat mengapresiasi dukungan Bupati Lampung Selatan dan jajaran. Tidak semua daerah mendapat kesempatan seperti ini,” kata Kepala BBPOM Bandarlampung, Ani Fatimah Isfarjanti, di Kalianda Rabu.

Ia mengatakan, Kabupaten Lampung Selatan mendapat intervensi langsung dari BBPOM Bandarlampung untuk menjalankan program prioritas nasional keamanan pangan.

“Tahun 2025 ini, Lampung Selatan menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Lampung yang terpilih sebagai penerima program prioritas nasional tersebut,” kata dia.

Oleh karena itu, dirinya menerangkan untuk memastikan program tersebut, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan terkait implementasi program desa pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas, dan sekolah yang membudayakan keamanan pangan.

“Intervensi ini bertujuan melakukan pendampingan pengisian tools penilaian Kabupaten Pangan Aman. Tools tersebut menjadi indikator evaluasi sejauh mana implementasi keamanan pangan berjalan lintas sektor di daerah,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan program akan berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat. Dengan pangan yang aman, kualitas kesehatan juga meningkat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto menegaskan pemerintah kabupaten siap mendukung penuh implementasi program yang diinisiasi oleh BBPOM Bandarlampung.

Maka dari itu, Ia meminta kepada perangkat daerah terkait agar terus bekerja maksimal guna memenuhi seluruh tools penilaian dari BBPOM.

“Lampung Selatan menjadi salah satu kabupaten pelaksana intervensi dan penilaian mandiri. Karena itu kita tidak boleh kerja setengah-setengah,” ujarnya.

Menurut dia. Pemkab Lampung Selatan membentuk grup kerja lintas OPD agar pelaksanaan program berjalan efektif guna mempercepat koordinasi.

“Dengan adanya grup kerja, komunikasi dan koordinasi akan lebih cepat, sehingga Lampung Selatan bisa meraih hasil terbaik dan menjadi contoh kabupaten pangan aman,” ucapnya.

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.