Bulog Lampung sebutkan serapan gabah petani capai 97 persen

id Bulog lampung, serapan gabah lampung, pertanian Lampung

Bulog Lampung sebutkan serapan gabah petani capai 97 persen

Arsip Foto - Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Nurman Susilo saat memberi keterangan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyebutkan bahawa serapan gabah milik petani di wilayahnya telah mencapai 97 persen dari target yang ditentukan.

"Program Serap Gabah Petani (SERGAP) masih terus berlangsung dengan harga pembelian gabah petani masih sama, yakni Rp6.500 per kilogram," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Nurman Susilo, di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan saat ini progres serapan gabah milik petani tersebut sudah mencapai 97 persen dari target sebanyak 143 ribu ton setara beras.

"Sekarang sudah tinggal sedikit lagi, sekitar 97 persen atau jumlah serapan sudah 139.900 ton, dari target 143 ribu ton," katanya pula.

Dia menjelaskan, dalam proses penyerapan gabah saat ini telah berkurang petani yang mau menjual gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram. Namun pihaknya masih bisa melakukan penyerapan gabah milik petani.

"Meski sekarang harga banyak yang di atas Rp6.500 per kilogram, tapi di lapangan kami masih bisa mendapatkan gabah petani sekitar 100-150 ton per hari," ujar dia lagi.

Menurut dia, serapan gabah sebanyak 100-150 ton per hari itu didapatkan dari Kabupaten Tanggamus, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat dengan harga Rp6.500 per kilogram.

"Daerah lain rata-rata sudah tidak ada yang mau membeli Rp6.500 per kilogram maunya di atas itu. Dan sekarang sudah mulai panen di daerah Tanggamus, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan terakhir di Kabupaten Lampung Selatan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menginformasikan untuk jumlah ketersediaan pasokan beras di Bulog setempat sebanyak 151.857 ton.

"Stok beras saat ini ada sebanyak 151.857 ton, dan ini merupakan stok tertinggi selama 10 tahun terakhir. Jadi kami akan terus melakukan penyerapan untuk menambah stok," ujarnya lagi.

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.