Polisi di Lampung Selatan bantu evakuasi barang warga korban banjir

id Lampung Selatan ,Banjir di Lampung ,Evakuasi warga

Polisi di Lampung Selatan bantu evakuasi barang warga korban banjir

Anggota kepolisian Polres Lampung Selatan saat mengevakuasi barang warga yang terdampak banjir di Kecamatan Sragi. (ANTARA/HO/Humas Polres Lampung Selatan)

Lampung Selatan (ANTARA) - Unit Patroli Satuan Samapta Polres Lampung Selatan membantu mengevakuasi barang-barang milik warga yang terjebak banjir di Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

"Personel Sat Samapta turun langsung ke lokasi terdampak banjir membantu warga mengangkat barang, terutama berharga ke perahu. Barang-barang tersebut kemudian dibawa ke rumah keluarga atau tempat pengungsian yang lebih aman," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, di Kalianda, Selasa.

Ia mengatakan evakuasi tersebut dilakukan karena meningkatnya debit air Sungai Way Sekampung yang memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Debit air yang terus meningkat akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir menggenangi permukiman di Dusun Umbul Besar. Ketinggian air mencapai 60–75 cm, mengancam rumah dan harta benda warga," katanya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap potensi kenaikan debit air yang mengancam keselamatan warga.

"Kami meminta warga agar segera menyimpan barang berharga di tempat yang aman dan mematikan aliran listrik jika air terus naik. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," kata dia.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan warga untuk segera mengungsi jika situasi memburuk dan memastikan anak-anak serta lansia mendapat perhatian khusus selama proses evakuasi.

"Tim Sat Samapta bersama warga setempat bekerja sama untuk memindahkan barang-barang rumah tangga seperti peralatan elektronik, dokumen penting, dan pakaian ke tempat yang lebih tinggi," ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini curah hujan di wilayah Lampung Selatan masih cukup tinggi yang mengakibatkan sejumlah rumah warga tergenang air.

"Dengan genangan air yang meluas hingga ke area sawah dan jalanan, evakuasi barang warga dilakukan secara bergantian menggunakan perahu," ujar dia.