Asosiasi peternak: Ketersediaan obat PMK perlu ditambah

id PMK Lampung, obat PMK, peternak Lampung, ternak Lampung

Asosiasi peternak: Ketersediaan obat PMK perlu ditambah

Ilustrasi- Sapi yang ada di peternakan di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Kami berupaya menangani ini, untuk obat akan dibicarakan kembali namun untuk vaksin sedang dilakukan vaksinasi di daerah saat ini.
Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah asosiasi peternak di Lampung mengatakan bahwa perlu adanya penambahan ketersediaan obat bagi ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di daerah ini.

"Jujur di Lampung kekurangan obat untuk mengobati ternak yang terjangkit PMK, dan banyak peternak yang mengeluh," ujar Ketua Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Lampung Budi Yuhanda, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan, hal tersebut terjadi karena ketersediaan obat belum sebanding dengan ternak yang sakit.

"Karena saat ini belum dianggarkan dan hanya UPT saja yang diberi alokasi untuk pengadaan obat, jadi cukup kebingungan," katanya.

Tanggapan serupa juga dikatakan oleh Ketua Asosiasi Peternak dan Penggiat Sapi Lokal Nanang Purus Subendro.

"Obat-obatan ini harus disediakan dalam jumlah yang banyak, terutama untuk daerah yang kasus PMK cukup banyak," ujar Nanang.

Ia melanjutkan, ada sejumlah keluhan dari peternak di beberapa daerah tentang permasalahan persediaan obat dan vitamin yang mengalami kekurangan.

"Ada keluhan di beberapa daerah karena persediaan obat, vitamin, anti radang, antibiotik dan disinfektan banyak yg mengalami kekurangan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," ujarnya pula.

Dengan adanya permasalahan kekurangan obat bagi pengobatan ternak terjangkit PMK tersebut tanggapan atas permasalahan itu dikatakan oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.

"Untuk masalah obat-obatan dan vitamin yang kekurangan akan dikoordinasikan kepada dinas terkait agar segera di tindaklanjuti," ujar Chusnunia Chalim.

Menurut dia, dengan adanya koordinasi tersebut diharapkan obat bagi pengobatan ternak yang terjangkit PMK dapat segera diberikan kepada peternak.

"Kami berupaya menangani ini, untuk obat akan dibicarakan kembali namun untuk vaksin sedang dilakukan vaksinasi di daerah saat ini," katanya lagi.
Baca juga: Asosiasi peternak: Ketersediaan obat PMK perlu ditambah
Baca juga: DPRD Lampung minta penanganan PMK pada ternak masuk dalam APBD
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022