Pangdam Cenderawasih akui dua prajuritnya terlibat penjualan amunisi

id Pangdam Cendrawasih akui dua prajurit terlibat penjualan amunisi

Pangdam Cenderawasih akui dua prajuritnya terlibat penjualan amunisi

615 Amunisi dari berbagai kaliber yang diamankan dari, ASN yang bertugas di Kabupaten Nduga dan diduga akan diserahkan ke KKB pimpinan Egianus Kogoya. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)

Jayapura (ANTARA) - Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa mengakui ada dua prajuritnya yang terlibat penjualan amunisi.
 
"Keduanya sudah ditahan dan terus dilakukan pemeriksaan," kata Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa di Jayapura, Selasa.
 
Berdasarkan laporan yang diterima, kata dia, rumah kedua prajurit yang bertugas di Detasemen Pembekalan Kodam XVIII Cenderawasih saat digeledah ditemukan amunisi.

Ia mengaku belum bisa memastikan berapa banyak amunisi yang dijual kedua anggota itu karena kasusnya masih diselidiki.
 
"Kasus tersebut sudah dilaporkan kepada Panglima TNI dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas dia.

Keterlibatan dua anggota TNI AD terungkap, papar dia, setelah penyidik mendalami keterangan M yang merupakan ASN di Kabupaten Nduga pembawa 615 butir amunisi di Elelim.
 
Dari keterangan M kemudian pada Sabtu (2/7), anggota Polda Papua menangkap LT di Jayapura yang kemudian terungkap bila amunisi tersebut berasal dari Kopral Dua (Kopda) BI dan Kopda TR, keduanya anggota Kodam XVII Cenderawasih.


 



 
Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2022