Modus grooming atau pelecehah seksual harus diwaspadai karena berbahaya

id tangerang,Grooming

Modus grooming atau pelecehah seksual harus diwaspadai karena  berbahaya

Wakil Ketua I Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang, Nita Kiki (kiri). ANTARA/Achmad Irfan

Tangerang (ANTARA) - Ratusan istri pegawai Pemkot Tangerang diberikan pemahaman mengenai bahaya modus grooming atau pelecehan seksual pada anak dengan iming-iming pendekatan.

Wakil Ketua I DWP Kota Tangerang, Nita Kiki di Tangerang Kamis mengatakan modus pelecehan seksual pada anak kian beragam, oleh karena itu, orangtua harus lebih waspada karena kejahatan seksual pada anak yang kini banyak terjadi ialah grooming.

 “Dengan itu, para istri ASN Pemkot Tangerang lebih memahami, mencegah hingga meminimalisir kemungkinan terjadinya grooming pada anak-anak kita. Tak terkecuali, dengan ilmu yang didapat juga dapat dishare ke lingkungan sekitar, untuk menjaga anak-anak di lingkungan sekitar. Bahkan, dapat mengambil peran dalam penekanan angka kasus pelecehan atau kejahatan seksual pada anak di Kota Tangerang,” kata Nita dalam keterangannya.

Psikolog Dr Seto Mulyadi,M.Psi menjelaskan grooming merupakan upaya orang dewasa untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan ikatan emosional dengan seorang anak atau anak di bawah umur.

“Dalam modus ini, pelaku melakukan manipulasi, mengeksploitasi, bahkan melecehkan korban. Hal ini, sangat berdampak pada kondisi kesehatan mental korban, dan dapat meningkatkan depresi, trauma, gangguan kemasan, gangguan kepribadian dan sebagainya. Maka, orangtua harus mengenal dan mengetahui cara penanganannya yang tepat,” katanya.

Ia pun mengimbau, para orangtua untuk tidak ragu melakukan edukasi seks sejak dini, tentu dengan cara yang baik dan tepat.  
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2022