ASDP gandeng PLN terapkan layanan ALMA

id Lampung, asdp, pln, layanan alma

ASDP gandeng PLN terapkan layanan ALMA

ASDP gandeng PLN terapkan layanan ALMA (ANTARA/HO-ASDP)

Bandarlampung (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggandeng PT PLN (Persero)  untuk penyediaan energi listrik dalam rangka mengimplementasikan energi bersih di kawasan pelabuhan penyeberangan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mendukung program ramah lingkungan itu melalui layanan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA).

Menurutnya, kerjasama melalui layanan ALMA tersebut merupakan kegiatan efisiensi penggunaan BBM dan pemanfaatan energi bersih sebagai sumber energi bagi kapal ketika bersandar di pelabuhan.

Pasalnya, dengan menggunakan ALMA, kapal-kapal dapat meningkatkan efisiensi umur suku cadang serta penggantian oli mesin yang lebih panjang. Sebab, mereka tidak perlu menyalakan mesin saat kapal bersandar di pelabuhan.

Salah satu bentuk ALMA adalah Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang mendukung program ramah lingkungan, dimana emisi karbon yang digunakan melalui listrik sepertiga dari emisi karbon yang dihasilkan saat menggunakan BBM. Adapun layanan ALMA ini disediakan oleh PLN dalam bentuk Stasiun Pengisian Listrik Umum baik 1 fase maupun 3 fase.

"Kerja sama ini patut didukung sepenuhnya, karena ASDP berkomitmen untuk membangun industri penyeberangan dan pelabuhan yang berkelanjutan yang berorientasi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Kerja sama ini (energi bersih) adalah sebuah keniscayaan yang juga merupakan kepentingan dunia dan ASDP mau berpartisipasi langsung sebagai "global corporate citizen" yang bertanggung jawab untuk menggunakan produk ramah lingkungan dalam mendukung kelangsungan bisnisnya," Kata Ira di sela penandatanganan MoU antara ASDP dengan PLN, di Bali, Kamis (30/6).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini ALMA telah terpasang di KMP Gorango yang melayani lintasan komersial Ternate - Sidangoli, Ternate - Sofifi, dan Ternate - Rum. Kapal yang beroperasi di bawah Cabang Ternate ini juga melayani lintasan perintis Ternate - Batang II sebulan sekali.

Melalui penerapan ALMA, biaya penggunaan BBM berkurang sebesar 53 persen. Hal ini tentu sangat mendukung upaya efisiensi perusahaan dalam mencapai target yang diharapkan. Saat ini ALMA telah terpasang di Cabang Banda Aceh, Sibolga, Ternate dan Ambon.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa selama ini sektor transportasi laut berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Dan sejak 2021, PLN gencar melakukan program electrifying marine dengan mengganti kebutuhan sumber energi pelabuhan yang selama ini bergantung pada BBM menjadi berbasis listrik.

"Melalui kolaborasi dengan ASDP ini kami tentu akan terus menambah titik ALMA di pelabuhan di seluruh Indonesia. Harapan kami, sinergi antar BUMN ini mampu menghadirkan akses listrik yang merata dan andal bagi seluruh masyarakat,” tutur Darmawan.

PLN akan membangun Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) berupa Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dengan daya 5.500 VA hingga 23.000 VA di Pelabuhan milik ASDP.  Hingga April 2022, PLN sudah membuat 35 ALMA yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total daya terpasang sebesar 841,9 kVA. Dari Januari hingga April 2022 bahkan pemakaian kWh ALMA mencapai 86,4 ribu kWh. Paling banyak, PLN telah membangun 12 titik ALMA di wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan total pemakaian hingga 45 ribu kWh.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2022