Pasien COVID-19 di Indonesia bertambah 196 kasus, meninggal empat orang

id covid-19,satgas covid-19

Pasien COVID-19 di Indonesia bertambah 196 kasus, meninggal empat orang

Ilustrasi - Pelaksanaan tes cepat antigen di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi/aa.

Dengan adanya tambahan itu maka sejak Maret 2020 hinggi kini terakumulasi 4.257.685 kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 4.106.292 orang di antaranya telah pulih serta 143.867 orang meninggal dunia

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mencatat ada tambahan pasien COVID-19 sebanyak 196 orang, menjadikan saat ini terdapat 7.526 kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan dan isolasi setelah terkonfirmasi penyakit tersebut.

Selain itu ada tambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 298 orang dan empat orang yang meninggal dunia, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dengan adanya tambahan itu maka sejak Maret 2020 hinggi kini terakumulasi 4.257.685 kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 4.106.292 orang di antaranya telah pulih serta 143.867 orang meninggal dunia.

Kasus aktif saat ini adalah 7.526 orang atau turun 106 orang dibandingkan pada Sabtu (4/12). Sementara itu terdapat 3.565 orang yang masuk dalam kategori suspek COVID-19.

Laporan tambahan didapatkan setelah pada Minggu (5/12) ini dilakukan pengujian terhadap 249.214 spesimen dari 158.609 orang. Hal itu menjadikan total sudah diuji 55.863.036 spesimen dari 37.434.992 orang sejak kasus pertama ditemukan di Indonesia tahun lalu.

Sementara tingkat positif nasional untuk spesimen harian dan kategori orang harian adalah masing-masing di kisaran 0,12 persen.

Provinsi yang pada Minggu (5/12) ini melaporkan tambahan pasien COVID-19 terbesar adalah DKI Jakarta dengan 43 kasus baru, Jawa Timur 29 kasus baru, D.I. Yogyakarta 28 kasus baru, Jawa Barat 27 kasus baru dan Jawa Tengah melaporkan 12 kasus baru.

Sementara untuk tambahan angka kematian dilaporkan DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur yang mencatat masing-masing satu orang karena COVID-19.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022