HK gelar operasi "microsleep" di KM 208 jalur A

id lampung, jalan tol, tol lampung, tol, jtts, jalan tol trans sumatera, trans sumatera

HK gelar operasi "microsleep" di KM 208 jalur A

HK gelar operasi ‘microsleep’di KM 208 jalur A (ANTARA/HO-Hutama Karya)

Jika mengalami tindak kriminal supaya dapat segera menghubungi call center atau petugas kami yang ada di gerbang tol, patroli jalan tol maupun petugas keamanan yang ada di rest area, katanya

Bandarlampung (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) kembali melaksanakan kegiatan operasi “microsleep” (tidur pendek) di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

“Operasi microsleep di KM 208 jalur A Tulang Bawang Barat kami gelar untuk menekan angka kecelakaan di jalan tol akibat kelelahan,” kata Branch Manager PT Hutama Karya (HK) Ruas Tol Terpeka Yoni Satyo Wisnuwardono, Senin.

Menurutnya, dari data yang ada angka kecelakaan di jalan tol saat ini yaitu pada pukul 06.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, yang sebelumnya pukul 24.00 sampai pukul 06.00 pagi.

Dari informasi ini, Hutama Karya melakukan operasi mengantuk yang dilaksanakan pada pagi hari sampai siang hari, karena tren angka kecelakaan terjadi pada pagi hari.

Yoni menjelaskan, PT Hutama Karya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.

“Dalam kesempatan ini, kami juga meyakinkan bahwa Tol Terpeka dalam kondisi aman bagi pengguna jalan,” katanya.

Selain itu, para pengendara diminta lebih berhati-hati saat melintas, dan tetap beristirahat di tempat yang telah ditentukan seperti rest area.

“Jika mengalami tindak kriminal supaya dapat segera menghubungi call center atau petugas kami yang ada di gerbang tol, patroli jalan tol maupun petugas keamanan yang ada di rest area,” katanya.

Yoni menjelaskan, operasi microsleep cukup efektif, karena dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

Microsleep adalah kejadian tidur pendek yang berlangsung 1-30 detik yang terjadi selama mengantuk. Biasanya microsleep datang tiba-tiba dan orang yang mengalaminya tidak sadar bahwa baru saja tertidur.

Kondisi microsleep cukup berbahaya, terutama jika sedang berkendara di jalan. Microsleep terjadi dikarenakan pekerjaan yang monoton dan berulang serta kurang tidur. Tentunya selama mengemudi pastikan untuk selalu dalam keadaan fit untuk mencegah terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

“Jadi sangat-sangat efektif dilakukan operasi microsleep ini,” ujarnya pula.

Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021