FISIP Unversitas Lampung gelar konferensi internasional multidisiplin

id Konferensi internasional, Unila

FISIP Unversitas Lampung gelar konferensi internasional multidisiplin

Pelaksanaan konferensi internasional multidisiplin oleh FISIP Unila. Bandarlampung, Rabu (27/10/2021) ANTARA/HO-FISIP Unila.

Konferensi ini menjadi sarana diskusi atas isu penting terkini seperti bencana alam, cuaca ekstrim, krisis pangan, pengadaan air bersih, berkurangnya keanekaragaman hayati akibat degradasi ekosistem, dan dampak pandemi COVID-19 kepada kualitas hidup,

Bandarlampung (ANTARA) - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar konferensi internasional bagi komunitas ilmuwan multidisiplin.

"Selama dua hari ini telah digelar konferensi internasional yang mengundang ilmuwan multidisiplin untuk membahas beragam isu penting dengan melihat perspektif global mengenai migrasi, gentrifikasi, serta tantangan lingkungan," ujar Dekan FISIP Universitas Lampung, Ida Nurhaida, melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan, melalui International Indonesia Conference on Interdisciplinary Studies (IICIS) para ilmuwan dari dalam negeri ataupun berbagai negara saling berdiskusi dan mencari solusi atas isu terkini.

"Konferensi ini menjadi sarana diskusi atas isu penting terkini seperti bencana alam, cuaca ekstrim, krisis pangan, pengadaan air bersih, berkurangnya keanekaragaman hayati akibat degradasi ekosistem, dan dampak pandemi COVID-19 kepada kualitas hidup," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Ketua Pelaksana IICIS 2021 Gita Paramita Djausal.

"Dalam acara ini terdapat 115 penyaji dalam sesi pararel. Sedangkan yang ikut serta dalam kegiatan ini berasal dari sejumlah negara yakni Inggris, Kroasia, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Swedia, Jepang," kata Gita.

Menurutnya, dalam konferensi internasional multidisiplin secara daring tersebut, peserta langsung melakukan presentasi guna mendapatkan pemecahan permasalahan mengenai ragam isu global itu.

"Dalam konferensi ini setiap peserta langsung mempresentasikan pendapatnya, dan akan langsung terindeks secara internasional. Harapannya kegiatan ini menjadi salah satu dorongan agar Lampung dapat berkontribusi pada perkembangan keilmuan interdisiplin," katanya.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021