Pasien sembuh COVID-19 di Bangka Barat capai 97,2 persen

id Bangka Barat

Pasien sembuh COVID-19 di Bangka Barat capai 97,2 persen

Program serbuan vaksinasi COVID-19 di Kbaupaten Bangka Barat terus digencarkan untuk membentuk "herd immunity". (ANTARA/ Donatus Dasapurna)

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat pasien sembuh mencapai 5.417 orang atau 97,2 persen dari 5.572 kasus warga yang terkonfirmasi terinfeksi virus corona baru sejak awal pandemi hingga kini.

"Jumlah kesembuhan ini cukup tinggi dan kami berharap jumlah warga yang terpapar virus semakin berkurang," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Bangka Barat, Rabu.

Sebanyak 5.417 warga yang sembuh COVID-19 tersebut terbanyak berasal dari Kecamatan Mentok 2.597, selanjutnya Jebus 892, Parittiga 658, Tempilang 651, Kelapa 331 dan Simpangteritip 288 orang.

"Sebanyak 5.417 pasien sembuh tersebut termasuk tambahan satu pasien dari Kecamatan Kelapa yang hari ini dinyatakan sembuh," katanya.

Untuk tambahan kasus baru warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini sebanyak tiga orang seluruhnya warga Kecamatan Jebus sehingga total pasien wajib isolasi menjadi 19 orang.

"Sebanyak 19 orang pasien wajib isolasi itu berasal dari Simpangteritip dua orang, Jebus 10, Parittiga tiga orang dan Tempilang empat orang. Dua kecamatan tidak ada lagi pasien isolasi, yaitu Mentok dan Kelapa," katanya.

Sedangkan pasien meninggal dunia hari ini tidak terjadi penambahan kasus baru sehingga jumlah masih tetap 136 kasus.

Dalam beberapa pekan terakhir di Kabupaten Bangka Barat jumlah kasus baru terus menurun, namun warga diminta tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M sebagai upaya pencegahan penularan virus.

Selain itu, penerapan pola hidup bersih dan sehat juga perlu terus dijaga guna menjaga stamina dan kesehatan tubuh masing-masing.

"Tetap waspada, jangan kendur dan segera ikut vaksinasi yang diyakini mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga pada saat tertular virus tidak membahayakan keselamatan diri dan keluarga," katanya.

Uploader : Angga Pramana

Pewarta :
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2021