ASDP sebut pembangunan HBC jadi titik baru perkembangan ekonomi

id Bandarlampung,Lampung,HBC,Lmapung selatan

ASDP sebut pembangunan HBC jadi titik baru perkembangan ekonomi

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo (baju hitam) ​​​​​​​Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memberikan keterangan. (ANTARA/Dian Hadiytana)

Bandarlampung (ANTARA) - Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero)   Ira Puspadewi, mengatakan bahwa, pembangunan Harbour City (HBC) menjadi titik perkembangan ekonomi baru di Lampung.

"Dengan kita hari melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan HBC ini juga merupakan sejarah bagi kita karena ini akan menjadi pusat ekonomi di Lampung Selatan, Provinsi Lampung," kata  Ira Puspadewi, di Lampung Selatan, Rabu.

Ia pun mengungkapkan bahwa sejauh ini, sejak Pelabuhan Bakauheni didirikan tahun 1912 oleh belanda daerah ini merupakan satu-satunya daerah yang menjadi pusat ekonomi di Lampung selatan dan dengan akan dibangunnya HBC, ini merupakan lompatan baru untuk ekonomi Lampung.

"pada tahap awal pembangunan HBC ini akan ada empat bangunan dahulu yang akan dibangun seperti Masjid, UMKM center, Kreatif Hub dan revitalisasi Menara Siger," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap pembangunan Bakauheni Harbour City dapat meningkatkan  perekonomian di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Apa yang kita laksanakan ini. Peletakan batu pertama pembangunan Harbour City memberi makna bahwa pembangunan pariwisata terintegrasi tetap berpihak pada UMKM," kata Arinal Djunaidi.

Menurutnya pula, pembangunan kawasan Bakauheni Harbour City ini, selain berpihak kepada UMKM juga agar dapat mewujudkan masyarakat yang lebih maju.

"Pembangunan kawasan pariwisata inj berpijak pada akar budaya bangsa dengna harapan jadi Harbour City menjadi destinasi pariwisata yang membanggakan, karena daerah ini adalah pintu masuk pulau Jawa dan Sumatera," kata dia

Ia mengatakan bahwa pembangunan Harbour City yang juga merupakan proyek strategis nasional (PSN) ini akan berdiri di lahan seluas 359,8 hektare dan akan dirancang untuk menarik wisatawan.

"Kita harapkan nantinya ini PSN ini juga memanfaatkan teknologi informasi. Dan masyarakat pun harus mendukung dan mensukseskan pembangunan ini," kata dia.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021