Kedisplinan jamaah masjid bantu penurunan penyebaran COVID-19

id al mardiyah

Kedisplinan jamaah masjid bantu penurunan penyebaran COVID-19

Drs. H Lukman Hakim saat memberikan ceramahnya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mardiyah, Labuhanratu, Bandarlampung. Jamaah pun turut menerapkan prokes dengan memakai masker. (ANTARA/Triono Subagyo)

mengingatkan kita umat Muslim untuk mengetahui sejarah, riwayat Rasulullah. Jika tidak mengetahui riwayatnya bagaimana bisa mengenal atau mengetahuinya. Kalau sudah begitu bagaimana akan bisa mencintainya...
Bandarlampung (ANTARA) - Penceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mardiyah, Labuhanratu Raya, Kecamatan Labuhanratu, Kota Bandarlampung Drs. H. Lukman Hakim mengatakan kedisiplinan jamaah membantu sebabkan penurunan penyebaran COVID-19.

"Pengurus masjid mengikuti saran pemerintah untuk menggulung ambal atau karpet dan menerapkan prokes seperti jaga jarak, serta mewajibkan jamaah bermasker, upaya ini saya nilai turut mencegah penyebaran virus Corona," kata dia, Ahad malam.

Selain itu, satgas melakukan disinfektan selain pengurus masjid sendiri rajin melakukan pembersihan, menambah pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan masjid.

H. Lukman menceritakan di masjid tempat tinggalnya ketika awal pandemi didatangi satgas, dan meminta ambal untuk digulung.

"Petugas masjid sambil menggulung bertanya, apa hubungannya ambal dengan penyebaran corona. Saya jawab sudah gulung saja. Pasti ada manfaatnya, karena pemerintah memiliki ilmunya di bidang itu," kata dia.

Upaya yang dilakukan pemerintah itu terbukti membuahkan hasil, apalagi jamaah masjid pun turut mematuhinya.

Ia pun mengajak jamaah untuk tetap melakukan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. 

"Memang saat ini sudah tidak seperti beberapa waktu lalu, yang hampir setiap jam ada ambulans bunyi membawa jenazah dan pengumuman warga meninggal di masjid-masjid saling bergantian. Tetapi prokes harus tetap diterapkan," katanya.

Sementara terkait peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, H Lukman mengatakan memang tidak diajarkan oleh Rasulullah, bahkan tidak ditemukan hadis atau lainnya yang menerangkan untuk melaksanakannya.

Tetapi, di dalam peringatan itu, banyak manfaatnya. Karena, di sana terdapat unsur silaturahim, pembacaan shalawat, dan mendengarkan ceramah yang semua mengajak untuk melakukan kebaikan.

"Selain itu, mengingatkan kita umat Muslim untuk mengetahui sejarah, riwayat Rasulullah. Jika tidak mengetahui riwayatnya bagaimana bisa mengenal atau mengetahuinya. Kalau sudah begitu bagaimana akan bisa mencintainya," katanya.

H Lukman pun mengajak jamaah dan umat Muslim untuk terus mencintai Rasulullah serta menjalankan ajarannya dan semoga kelak di akhir zaman mendapatkan syafaatnya.

 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021