DKP Lampung: Pakan mandiri membantu sejahterakan pembudidaya

id Pakan mandiri, perikanan Lampung, budidaya lampung

DKP Lampung: Pakan mandiri membantu sejahterakan pembudidaya

Ilustrasi- Pakan mandiri yang dihasilkan Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung untuk membantu pembudidaya di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Untuk pakan mandiri ini sasarannya memang kami membantu para pembudidaya agar dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar karena harga pakan yang lebih murah, katanya
Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung mengutarakan bahwa dengan adanya pakan mandiri dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pembudidaya perikanan di Lampung.

"Untuk pakan mandiri memang kita buat kualitasnya baik dengan harga yang lebih murah, sehingga pembudidaya bisa mendapatkan pakan yang lebih murah dengan kualitas tidak kalah dengan yang pabrikan," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Liza Derni, di Bandarlampung, Senin.

Liza Derni mengatakan melalui pemberdayaan pakan mandiri dapat membantu menyejahterakan pembudidaya ikan di Lampung.

Baca juga: DKP Lampung mulai edukasi ekonomi biru gali potensi maritim

"Untuk pakan mandiri ini sasarannya memang kami membantu para pembudidaya agar dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar karena harga pakan yang lebih murah," katanya.

Adanya pemberdayaan pakan mandiri bagi budidaya perikanan di Lampung juga dilakukan di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) dengan beroperasinya pabrik pakan mandiri.

"Di Lampung ini kita memiliki pabrik pakan mandiri, yang bertujuan membantu para pembudidaya untuk mendapatkan pakan yang murah," ucap Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Ujang Komarudin.

Ujang Komarudin menjelaskan bahwa dalam tiga tahun ini, pabrik pakan mandiri yang dikelola oleh BBPBL telah memproduksi sebanyak 600 ton pakan ikan yang menggunakan bahan lokal.

Baca juga: DKP Lampung siap lepasliarkan 420.000 benih ikan endemik antisipasi kepunahan

"Sejauh ini pabrik pakan mandiri disini dalam tiga tahun terakhir telah memproduksi sebanyak 600 ton, dan sekitar 11 persen diantaranya diberikan sebagai bantuan pembudidaya di Lampung, untuk bahannya semua lokal seperti jagung, tapioka, semua ada yang dari Lampung dan dari beberapa daerah lainnya," katanya.

Ujang melanjutkan, untuk tahun ini pabrik pakan mandiri tersebut telah memproduksi sebanyak 220 ton dan telah ada 144 ton yang disalurkan langsung kepada pembudidaya.

"Biasanya yang dibantu adalah pembudidaya yang baru awal memulai budidaya, ini bertujuan sebagai stimulan bagi pembudidaya," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021