Target vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bekasi tambah jadi 40.000 orang sehari

id Bekasi

Target vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bekasi tambah jadi 40.000 orang sehari

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan meninjau serbuan vaksinasi PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Sabtu. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Target vaksinasi COVID-19 di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditambah menjadi 40.000 orang sehari dari sebelumnya 33.000 guna mempercepat capaian kekebalan kelompok di daerah itu.

"Target yang diminta Presiden Joko Widodo dan Pak Kapolri bertambah 7.000 orang dan diminta akhir September atau awal Oktober sudah terbentuk herd immunity," kata Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan di Cikarang, Sabtu.

Hendra mengatakan target tersebut direalisasikan melalui capaian vaksinasi gabungan yang dilakukan kepolisian, TNI, serta Pemkab Bekasi di masing-masing gerai vaksinasi maupun skema vaksinasi lainnya.

Dia mengaku saat ini capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bekasi sudah menyentuh 52 persen dari total sasaran vaksinasi sebanyak 2,4 juta jiwa berdasarkan data hingga akhir pekan lalu.

"Oleh sebab itu kami bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT/RW dan komunitas. Tentunya kami juga mengimbau warga agar mau segera divaksin untuk membentuk herd immunity minimal 70 persen dari sasaran vaksinasi.

Kapolres Metro Bekasi itu menyebar ratusan gerai vaksin di posko pedesaan hingga lingkungan RT/RW dengan menargetkan lebih dari 150 orang per hari per gerai.

Pihaknya juga melakukan sejumlah upaya guna menarik minat masyarakat agar terdorong dan termotivasi untuk mendatangi gerai-gerai vaksinasi.

"Kita memang harus edukasi terus ke masyarakat. Kami sambangi mereka untuk diantarkan ke gerai vaksinasi, saya juga sekaligus memberikan bantuan sembako sebagai stimulus agar mereka mau divaksin," ucapnya.

Bagi lansia dan penyandang disabilitas juga disediakan layanan vaksinasi dari pintu ke pintu dengan mendatangi kediaman untuk menyuntik vaksin COVID-19.

"Vaksinasi door to door juga diperuntukkan bagi warga yang enggan mendatangi gerai vaksin karena terkendala jarak. Segala upaya kami coba, saya optimis target ini mampu tercapai," kata dia.

Uploader : Angga Pramana

Pewarta :
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2021