Positif COVID-19 Lampung bertambah 69 kasus, meninggal tujuh orang

id Corona Lampung, COVID Lampung

Positif COVID-19 Lampung bertambah 69 kasus, meninggal tujuh orang

Ilustrasi - Pelaksanaan tes cepat antigen di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Selain kasus kematian dan terkonfirmasi positif penambahan juga ada pada kasus suspek dimana dari total 470 kasus, ada 315 orang merupakan kasus baru, sedangkan 155 orang lainnya merupakan kasus dalam pantauan, tambahnya
Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mencatat telah terjadi penambahan 69 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerahnya, sementara pasien meninggal akibat virus corona sebanyak tujuh orang.

"Penambahan hari ini ada 69 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Senin.

Ia menjelaskan penambahan 69 kasus positif COVID-19 tersebut telah menambah jumlah kumulatif kasus dari 48.113 kasus menjadi 48.182 kasus.

Baca juga: IDI Bandarlampung minta pemerintah tidak kecolongan akan varian Mu

"Penambahan berasal dari 11 kabupaten dan kota di Lampung," ucapnya.

Dia merinci di Kota Bandarlampung ada 20 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, Kota Metro delapan orang, Kabupaten Pringsewu ada tigaorang, Pesawaran lima orang, Lampung Utara delapan kasus, Lampung Tengah sembilan kasus, Lampung Timur enam kasus, Tulang Bawang Barat tiga kasus, Mesuji satu kasus, Tanggamus empat kasus, dan Lampung Selatan dua kasus.

"Sedangkan kasus kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak tujuh orang, sehingga total ada 3.700 kematian dari sebelumnya 3.693 kasus," katanya.

Baca juga: Wagub: Lampung perlu 14 juta dosis vaksin COVID-19

Menurutnya, penambahan kasus kematian tersebut tercatat ada di Kota Bandarlampung sebanyak tiga kasus, Kabupaten Pesawaran satu kasus, Lampung Utara satu kasus, Tulang Bawang satu kasus, dan Mesuji satu kasus kematian.

"Selain kasus kematian dan terkonfirmasi positif penambahan juga ada pada kasus suspek dimana dari total 470 kasus, ada 315 orang merupakan kasus baru, sedangkan 155 orang lainnya merupakan kasus dalam pantauan," tambahnya.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021