9.426 warga Kota Solok telah disuntik vaksin COVID-19 dosis kedua

id Vaksinasi,Kota solok,Sumatera Barat

9.426 warga Kota Solok telah disuntik vaksin COVID-19 dosis kedua

9.426 warga Kota Solok telah jalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua

Sumatera Barat (ANTARA) - Sebanyak 9.426 warga Kota Solok, Sumatera Barat telah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis kedua dan 18.514 orang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau sebesar 32,46 persen dari sasaran.

"Per 18 Agustus 2021 ada 18.514 warga Kota Solok sudah mendapatkan vaksin dosis pertama atau sebesar 32,46 persen dari sasaran, sedangkan untuk dosis kedua baru mencapai 9.429 warga atau sebesar 16,53 persen," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal di Solok, Kamis.

Dikatakan,  kendati masih aman dan tidak akan mengurangi efektivitas vaksinasi pertama, namun hal tersebut haruslah menjadi tujuan tindak lanjut agar masyarakat yang telah diberikan vaksin pertama dapat kembali ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan dosis kedua agar imunitas yang didapatkan menjadi lebih optimal dalam melawan COVID-19.

Selain itu untuk vaksin jenis sinovac jarak penyuntikan dari vaksin pertama ke vaksin kedua selama 28 hari, sedangkan untuk vaksin astrazeneca rentang vaksin pertama dan kedua disarankan berjarak 2-3 bulan.

"Hal tersebut harus diberitahukan dan diingatkan kepada penerima vaksin," ucapnya.

Ia mengharapkan bantuan dan kerja sama lintas sektor dan program melalui petugas puskesmas pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) termasuk ketua RT dan RW tempat masyarakat penerima vaksin berdomisili.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Solok telah memasuki tahap ketiga dengan sasaran yang akan divaksinasi adalah masyarakat umum, masyarakat rentan seperti ibu hamil, masyarakat dengan penyakit penyerta (komorbid) serta rentang usia 12 sampai dengan 18 tahun.

Monitoring dan evaluasi perlu dilakukan untuk melihat sejauh mana cakupan vaksinasi COVID-19 serta kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaannya di lapangan, kata dia.

Di samping itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Pepy Ledy Soffiany menjelaskan vaksinasi COVID-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan agar tidak tertular atau sakit berat akibat COVID-19 dengan menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh.

Vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dan sesuai jadwal yang dianjurkan serta penerapan perilaku 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas merupakan upaya perlindungan yang bisa kita lakukan agar terhindar dari COVID-19, ujar dia.

Selain itu, ia berharap dengan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang optimal, dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19 di Kota Solok.

Uploader : Angga Pramana

Pewarta :
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2021