Saksi sebut terdakwa berikan faktur palsu pembayaran pajak PT SUSU

id Sidang pajak, sidang penipuan pajak, penipuan pajak

Saksi sebut terdakwa berikan faktur palsu pembayaran pajak PT SUSU

Enam saksi yang dihadirkan jaksa mengucapkan sumpah. (Antaralampung/Damiri)

Itu bukan tanda tangan saya bu Jaksa. Saya tidak pernah tandatangan surat itu, katanya
Bandarlampung (ANTARA) - Saksi Sugiarto Hadi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, mengatakan, terdakwa memberikan faktur atau nota dinas yang diduga palsu untuk pembayaran pajak PT Sumber Urip Sejati Utama (SUSU).

"Saya sudah bayar, saat saya bertemu Joko ia membawa nota dinas yang diklaimnya asli ada tandatangan Kakanwil," katanya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Maranita di Bandarlampung, Senin.

Dirinya menyebutkan nota dinas tersebut palsu lantaran ia sendiri telah ditetapkan tersangka oleh Ditektorat Jenderal Pajak (DJP) Cabang Lampung.

Dirinya juga pernah mengunjungi DJP Lampung untuk menanyakan statusnya dan pembayaran pajaknya.

"Saya ke Kanwil DJP, saya tanyakan kenapa saya ditetapkan tersangka. Di ruangan ada Kakanwil Rida dan Joko. Namun Joko hanya mengatakan kepada saya untuk bayarkan saja pajak ke kas negara, sedangkan saya tidak ada uang lagi. Makanya saya bingung, nota dinas itu di klaim asli, tandatangan Kakanwil dan juga ketemu Kakanwil," kata dia.

Sementara itu saksi Rida saat ditanyai oleh jaksa membantah adanya tandatangan miliknya pada surat nota dinas yang di berikan oleh terdakwa Joko kepada saksi Sugi.

"Itu bukan tanda tangan saya bu Jaksa. Saya tidak pernah tandatangan surat itu," katanya.

Saat ditanyai siapa yang membuat surat tersebut, ia mengatakan tidak menahu soal surat tersebut. Menurutnya seluruh isi surat termasuk format dalam surat tersebut semuanya salah.

"Format kantor tidak seperti itu, apalagi dalam bentuk nota dinas. Saya menetapkan tersangka kan karena perintah dari pusat," katanya.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021