BMKG prakirakan di Lampung berpotensi terjadi hujan lebat

id prakiraan cuaca,bmkg,cuaca hari ini,BMKG prakirakan potensi hujan lebat,potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesi

BMKG prakirakan di Lampung berpotensi terjadi hujan lebat

BMKG sampaikan peringatan dini cuaca hujan disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Bali, Selasa (15/6/2021). (ANTARA/HO-BMKG)

Beberapa provinsi yang diprakirakan mengalami hujan lebat di atas 50 milimeter (mm) pada hari ini adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memprakirakan hujan lebat berpotensi terjadi di Lampung dan beberapa provinsi di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Beberapa provinsi yang diprakirakan mengalami hujan lebat di atas 50 milimeter (mm) pada hari ini adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Selain itu, hujan lebat juga terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua.

Menurut informasi yang dikutip dari situs BMKG dari Jakarta, Minggu, model filter spasial Madden Julian Oscillation (MJO) pada 20-21 Juni 2021 menemukan gangguan fenomena MJO diperkirakan terdapat di beberapa wilayah seperti perairan barat daya Lampung, Selat Sunda, Laut Jawa, DKI Jakarta, perairan selatan Jawa-NTT, pesisir Kalimantan Tengah-Selatan, Laut Flores dan beberapa wilayah lainnya.

Terkait potensi hujan tersebut, BMKG memperingatkan beberapa wilayah masuk dalam kategori waspada banjir dan bandang pada hari ini seperti Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Selain itu banjir dan bandang juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Papua, yang semuanya masuk dalam kategori waspada.

Pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Selat Malaka, Bali hingga Jawa Timur, Kalimantan Tengah sampai Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Utara, di Teluk Cendrawasih sampai Papua Barat.

Selain itu daerah konfluensi atau pertemuan angin juga terpantau di Sumatera Selatan hingga Selat Karimata.

Kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi itu.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar