Edarkan sabu-sabu, kurir narkoba asal Riau divonis 20 tahun penjara

id Narkoba palembang, kasus narkoba palembang, pn palembang, kurir narkoba riau, narkoba palembang, jalinsum betung, bnnp s

Edarkan sabu-sabu, kurir narkoba asal Riau divonis 20 tahun penjara

Persidangan di PN Palembang dengan agenda vonis terhadap terdakwa Del Adira dan Hendra, Rabu (16/6/2021). ANTARA/Aziz Munajar

Juga menjatuhkan denda Rp1 miliar terhadap terdakwa atau diganti dengan kurungan selama enam bulan, kata Taufik
Palembang (ANTARA) - Dua warga Provinsi Riau Del Adira (45) dan Hendra Octaviones, masing-masing divonis 19 tahun dan 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, karena kedapatan berupaya mengedarkan tiga kilogram sabu-sabu.

"Juga menjatuhkan denda Rp1 miliar terhadap terdakwa atau diganti dengan kurungan selama enam bulan," kata Taufik dalam persidangan daring di Palembang, Rabu.

Vonis untuk terdakwa Del Adira tersebut lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel yang meminta kedua terdakwa dihukum masing-masing selama 19 tahun penjara.

Baca juga: Musisi Anji terancam hukuman 12 tahun penjara terkait penyalahgunaan narkoba

Hakim menilai kedua terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada putusannya, hakim menaikkan masa vonis khusus terhadap Del Adira, karena terdakwa sudah dua kali melakukan tindak pidana.

Del Adira dan Hendra ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel pada Januari 2021 di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang - Betung saat mengantarkan sabu-sabu dari Pekanbaru Riau.

Baca juga: Polda Metro sita 1,129 ton sabu dari jaringan narkoba Timur Tengah-Indonesia

Setelah mobil minibus yang dikendarai terdakwa berhasil dicegat, selanjutnya tim BNNP Sumsel melakukan penggeledahan dan menemukan goodie bag di bawah jok kursi belakang berisi tiga kilogram sabu-sabu dalam kemasan teh Cina.

Dalam kesaksiannya, Del dan Hendra mengaku diperintahkan oleh Dm (masih buron/DPO) untuk mengantar sabu-sabu tersebut dengan janji diupah Rp6 juta per orang.

Atas vonis tersebut, kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukum dari Posbakum PN Palembang menyatakan menerima dan siap menjalani masa hukuman.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar